Wiranto: Keberhasilan Pilkada Bergantung pada Semua Pihak

Wiranto: Keberhasilan Pilkada Bergantung pada Semua Pihak

Ray Jordan - detikNews
Rabu, 01 Feb 2017 00:28 WIB
Wiranto: Keberhasilan Pilkada Bergantung pada Semua Pihak
Menko Polhukam Wiranto. (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2017 di 101 daerah tinggal menghitung hari. Menko Polhukam Wiranto menegaskan keberhasilan pelaksanaan Pilkada serentak itu bergantung pada semua pemerintah.

Wiranto mengatakan para pihak keamanan diyakini sudah siap pelaksanaan Pilkada serentak di 101 daerah Indonesia ini. Kesiapan itu didengarnya langsung saat dia mengumpulkan dan memberi pengarahan kepada para prajurit TNI dan Polri beberapa waktu lalu.

"Kemarin kan kebetulan saya diminta memberikan pengarahan terhadap finalisasi persiapan Pilkada di 101 pemilihan kan. Lalu kemarin yang hadir mulai Dandim, Kapolres, Pangdam, Kapolri, dan bupati/wali kota yang melaksanakan itu, termasuk aparat-aparatnya. Sekitar 2.000 orang kemarin di Hotel Bidakara," kata Wiranto di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/1/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Wiranto, para prajurit TNI, Polri, serta aparat pemerintah daerah dan lainnya sudah siap untuk pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.

"Saya melihat atau mendengarkan langsung bahwa mereka sudah siap. Dan ternyata, kalau kita lihat dari hasil survei mengenai indeks kerawanan Pemilu di 101 daerah itu, itu sudah menurun banyak. Artinya, setelah Bawaslu memberikan penilaian dengan indeks kerawanan pemilu beberapa bulan yang lalu, kemudian indeks sekarang yang masih tinggi, dilakukan suatu-suatu perbaikan, baik dalam sistem penyelenggaraannya, partisipasi masyarakat, perilaku kontestannya ternyata sekarang kan menurun," jelas Wiranto.

Ini artinya, kata Wiranto, keberhasilan Pilkada tersebut bergantung pada semua pihak.

"Artinya apa? Pilkada itu tidak hanya diserahkan ke pemerintah, keberhasilan Pilkada itu sebenarnya menyangkut ya semua pihak, apakah itu masyarakat pemilih, apa itu penyelenggara pemilu, apakah aparat keamanannya atau pemerintah yang juga merupakan unsur pertama yang memfasilitasi Pilkada itu," katanya.

"Jadi saya kemarin itu juga mengatakan bahwa ayo ini milik kita bersama. Sukses Pilkada itu akan membuahkan sesuatu yang baik bagi masyarakat. Kita menghasilkan pemimpin yang berkualitas, punya kompetensi dan integritas. Dan itu yang kemudian saya menyadarkan kepada stakeholder, para pemangku kepentingan di Pilkada itu. Dari itu dan sekarang kita tinggal berusaha dan berdoa Pilkada itu berlangsung aman, tertib, dan bermartabat dan sukses," tambah Wiranto.

Wiranto pun yakin pelaksanaan Pilkada yang akan berlangsung pada 15 Februari serentak di 101 wilayah tersebut akan berlangsung aman.

"Ya kita optimis, jangan kita pesimis dong. Dengan indikator-indikator yang sudah ada, dengan indeks kerawanan yang sudah menurun, tentu kita optimis," katanya.

Bicara soal Pilkada di DKI Jakarta, Wiranto tak membantah pelaksanaannya berbeda dengan daerah lain di Indonesia. Wiranto hanya menegaskan, jika ada persoalan hukum dalam pelaksanaannya, harus ditegakkan dan diselesaikan.

"Kita ini kan negara hukum ya dan hukum itu akan menentukan ketertiban perilaku publik, termasuk Pilkada DKI. Hukum harus ditegakkan, tatkala hukum itu ditegakkan dan masyarakat patuh pada hukum, saya kira semua akan baik. Itu harapan saya," katanya.

Selain DKI, Wiranto mewanti-wanti kerawanan di beberapa daerah, di antaranya Aceh dan Papua. Namun dia meyakini tingkat kerawanan di daerah tersebut sudah berkurang.

"Aceh, saya sudah ke sana. Saya ke sana dan saya melihat kesiapan mereka sangat prima. Mudah-mudahan juga kerawanan itu bisa menurun dan mudah-mudahan berlangsung aman dan tertib. Aceh kemudian Papua, termasuk Banten (yang rawan)," kata Wiranto.
Halaman 2 dari 2
(jor/bag)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads