Bertempat di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (31/1/2017), Agus tiba bersama pasangannya, Sylviana Murni. Di hadapan mayoritas kawula muda, Agus memaparkan visi-misi serta program kerjanya.
Agus berbicara soal program Bantuan Langsung Sementara (BLS). Dia bercerita program tersebut sering disalahartikan oleh pihak lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di lokasi, Agus juga berbicara soal masa depan anak muda. Sering kali, menurutnya, pengangguran berasal dari kalangan muda. Oleh karena itu, dia berkomitmen mengurangi itu dengan mengedepankan pendidikan.
"Biasanya pengangguran anak muda. Jangan sampai ada yang berenergi, punya kemampuan, masuk dalam itu. Itu kuncinya pendidikan. Wajib belajar 12 tahun biasanya hanya 10 tahun, 2 tahunnya entah," jelasnya.
Suami Annisa Pohan ini pun mengingatkan pentingnya anak muda membawa perubahan. Dia menekankan anak muda harus ikut berpartisipasi dalam pembangunan Jakarta, salah satu caranya adalah dengan ikut menggunakan hak pilih di Pilgub Jakarta 2017 pada 15 Februari nanti.
"Muda adalah kekuatan perubahan. Jangan golput. Pilihan kita adalah suara kita. Terakhir pesan sponsor, jangan lupa coblos nomor 1," pungkasnya. (gbr/bag)











































