DetikNews
Selasa 31 Januari 2017, 18:40 WIB

Siswa SD 1 Sidokumpul Belajar Buat Sirop dan Tanam Markisa

Niken Widya Yunita - detikNews
Siswa SD 1 Sidokumpul Belajar Buat Sirop dan Tanam Markisa Foto: Dok. Pertamina Lubricant
Gresik - Anak-anak SD 1 Sidokumpul, Desa Pulopancikan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, terlihat ceria. Mereka belajar menanam bibit buah markisa.

Dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (31/1/2017), gerakan penghijauan itu diinisasi oleh PT Pertamina Lubricants, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang mengelola usaha pelumas otomotif dan industri domestik dan internasional, melalui Production Unit Gresik (PUG).

Acara dihadiri Pjs Manajer PUG Ucim Muslim, Camat Gresik Nurul Puspita Wardani, dan Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Gresik Kasdari di Gresik, Jawa Timur.

  Siswa SD 1 Sidokumpul Belajar Tanam dan Buat Sirup MarkisaFoto: Dok. Pertamina Lubricant

Saat ini, sudah lebih dari 10 tanaman markisa di SDN 1 Sidokumpul yang tumbuh dengan sempurna. Ke depannya, Pertamina Lubricants akan terus berkontribusi dalam memperluas area penanaman bibit dan tanaman markisa di wilayah sekolah dan pabrik pelumas Gresik dengan dukungan penanaman oleh murid-murid SD tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ucim memberikan mesin pembuatan sirop markisa dan satu set personal computer (PC) kepada Kepala SDN 1 Sidokumpul, Amiati. Nantinya mesin pembuatan sirop itu akan diberdayakan oleh masyarakat sekitar sebagai pengembangan karya inovasi hasil dari pemanfaatan lingkungan untuk meningkatkan perekonomian setempat.

Dengan pembibitan, pembinaan teknologi, dan pendampingan pembuatan sirop markisa, diharapkan masyarakat setempat dapat membangun Kampung Markisa.

Seperti diketahui, PT Pertamina Lubricants telah menjalin MoU dengan SDN 1 Sidokumpul sejak Oktober 2016. Tujuannya untuk mewujudkan pemahaman dan kesadaran akan tanggung jawab terhadap perlindungan, pelestarian, dan pengelolaan lingkungan hidup.

SDN 1 Sidokumpul juga telah menerima penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2016. SD tersebut telah memenuhi empat komponen, yakni kebijakan sekolah, kurikulum, kegiatan berbasis partisipatif, serta sarana, prasarana pendukung pendidikan lingkungan.
(nwy/mpr)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed