DetikNews
Selasa 31 Januari 2017, 11:22 WIB

Belajar di Kampus ini Bisa Kuliah Hukum Plus Jago Bahasa Inggris

Niken Widya Yunita - detikNews
Belajar di Kampus ini Bisa Kuliah Hukum Plus Jago Bahasa Inggris Wakil Rektor President University Handa S. Abidin berdiskusi dengan mahasiswa hukum (Dok. President University)
Cikarang - Kuliah hukum yang menerapkan belajar-mengajar dengan bahasa Inggris di Indonesia mungkin sangat jarang. Padahal bekerja di kantor hukum dan mendapatkan klien berkelas dunia sangat diharapkan lulusan hukum.

President University melahirkan pengacara andal berkelas dunia melalui pembukaan program studi ilmu hukum sejak 2010. Wakil Rektor Bidang Kerja Sama President University Handa S. Abidin SH, LLM, PhD, menyatakan program studi ilmu hukum di kampusnya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar perkuliahan.

"Lulusan program studi ilmu hukum President University akan menguasai bahasa Inggris serta memiliki kemampuan membuat legal opinion dan kontrak dalam bahasa Inggris selain dalam bahasa Indonesia," ujar Handa dalam rilisnya kepada detikcom, Selasa (31/1/2017).

Kemampuan mahasiswa akan diasah tidak hanya secara teori, tapi juga praktik melalui kerja magang selama 8 bulan di perusahaan maupun di law firm ternama. Hal ini merupakan modal penting mahasiswa hukum untuk mendapatkan tawaran pekerjaan sesudah atau sebelum lulus kuliah.

Program magang ini didukung penuh oleh President University Internship and Career Center (ICC), yang menyediakan jasa konsultasi magang dan karier, serta menyediakan informasi tempat magang dan pekerjaan penuh waktu bagi mahasiswa dan lulusan program studi itu. Selain program magang selama 8 bulan di tahun terakhir, mahasiswa hukum dapat magang sejak awal perkuliahan secara sukarela.

President University merupakan salah satu universitas yang memiliki mahasiswa asing terbanyak di Indonesia. Mahasiswanya, antara lain, berasal dari Australia, China, Korea Selatan, Vietnam, Uni Emirat Arab, Afrika Selatan, Mongolia, Timor Leste, dan Afganistan. Mahasiswa hukum dapat memiliki jaringan internasional dengan berteman dengan mahasiswa dari berbagai negara itu.

Jebolan Goerge Washington University, Amerika Serikat, dan penyandang gelar doktor filosofi dalam bidang International Law di Edinburgh, United Kingdom, ini menyampaikan President University memiliki kerja sama internasional dengan 35 universitas di 4 benua dan 17 negara. Mahasiswa hukum dapat mengikuti program pertukaran mahasiswa dan melanjutkan program S2 di 35 universitas tersebut. Salah satu universitas ternama yang sudah menjadi partner President University adalah University of Glasgow, yang memiliki kantor perwakilan di kantor President University di Jakarta.

Didukung Dosen Praktisi Hukum

Handa, yang juga spesialis hukum bisnis internasional, menyebutkan mahasiswa hukum President Univeristy akan diajar oleh dosen berkualitas tinggi yang merupakan lulusan universitas terkemuka di Indonesia dan luar negeri. Bahkan buku hasil karya salah satu dosen kampus itu telah dibeli oleh Harvard Law School, Yale Law School, dan Stanford Law School. Ada juga dosen yang pernah menjadi juri dalam penghargaan law firm terbaik di Indonesia yang diselenggarakan oleh Asian Legal Business (ALB).

Handa menambahkan keunggulan program studinya adalah mahasiswa diajarkan pendidikan personaliti yang baik dan etos kerja profesional. Hal ini penting untuk mempersiapkan mereka agar dapat bersosialisasi dengan baik di dunia kerja, bekerja profesional, dan mempersiapkan mahasiswanya menjadi pemimpin yang baik.

Nantinya lulusan program studi ilmu hukum kampus itu diarahkan untuk menjadi corporate lawyers di law firm besar di Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Australia.

"Kami menargetkan 5 tahun mendatang, program studi ilmu hukum President University akan menjadi program studi ilmu hukum terbaik di Indonesia dan ternama di Asia Tenggara," harapnya.

Ketua Program Studi Ilmu Hukum President University Fennieka Kristianto SH, MH, MKN, MA menyampaikan salah satu keunggulan kampusnya dibandingkan dengan yang lain adalah pengenalan hukum Indonesia di dalam sudut pandang lingkup internasional.

"Dosen-dosen kami tidak hanya berprofesi sebagai akademisi murni, melainkan juga sebagai praktisi ahli di bidangnya. Seperti saya, yang juga merupakan praktisi di bidang advokasi, sekaligus mendirikan kantor hukum yang saya beri nama Fennieka and Associates," ungkap lulusan Azusa Pacific University, Southern California, AS, ini.

Psikolog bidang klinis dan industri ini mengatakan program studi ilmu hukum President University memiliki visi-misi menjadi law school yang unggul, khususnya di bidang hukum bisnis, dan bisa berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional, serta mampu melahirkan pemimpin yang bisa bersaing dalam pasar global. Pada umumnya kampus tersebut fokus pada business law, namun pihaknya juga membuka kesempatan untuk peminatan seperti criminal law, civil law, dan administrative law.
(nwy/mpr)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed