Pantauan detikcom, mereka tiba di Mapolres Karanganyar, Selasa (31/1/2017) sekitar pukul 08.50 WIB. Mereka langsung masuk ke ruang tunggu Satreskrim Polres Karanganyar untuk menunggu waktu pemeriksaan.
Panitia Mapala UII tiba di Mapolres Karanganyar. (Muchus/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya hanya menghadapkan, tidak menunggui pemeriksaannya, biar tidak dikira intervensi. Saya sudah sampaikan kepada seluruh panitia yang dipanggil untuk kooperatif selama pemeriksaan," ujar Harsoyo kepada wartawan di Mapolres Karanganyar, Selasa (31/1).
Mereka akan diperiksa sebagai saksi kasus tewasnya tiga peserta diklatsar. (Muchus/detikcom) |
Harsoyo mengatakan, selama pemeriksaan nanti, panitia tersebut akan didampingi oleh penasehat hukum yang disediakan oleh Mapala UII sendiri. Mereka adalah pengacara profesional alumni UII Yogyakarta, sebagian di antaranya juga mantan anggota Mapala UII.
Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak sebelumnya mengatakan 16 anggota panitia itu akan diperiksa sebagai saksi. Para saksi itu akan dicecar tentang peristiwa tersebut serta standard operating procedure (SOP) dalam diklatsar itu.
"Kita akan memeriksa mereka sesuai dengan job desk masing-masing bidang, sesuai dengan seksi, kemudian SOP masing-masing bidang, dan kapasitas mereka masing-masing. Ketika melihat kejadian itu, apa responsnya," ucap Ade ketika berbincang dengan detikcom, Senin (30/1) malam.
(mbr/idh)












































Panitia Mapala UII tiba di Mapolres Karanganyar. (Muchus/detikcom)
Mereka akan diperiksa sebagai saksi kasus tewasnya tiga peserta diklatsar. (Muchus/detikcom)