"Sidak, apalagi dengan cara menyamar, tentu strategis sekali. Justru selama ini sering kali inspeksi itu bersifat seremonial," kata Ketua Ombudsman Prof Amzulian Rifai saat dihubungi detikcom, Selasa (31/1/2017).
Sidak itu dilakukan pada Kamis (26/1) lalu. Dalam sidak itu, Ketua Muda MA Bidang Agama/Ketua Kamar Agama Prof Dr Abdul Manan menyamar dengan memakai topi cokelat. Sedangkan Artidjo memakai kopiah putih, sorban, sarung, dan sandal jepit.
Amzulain Rifai (Andi Saputra/detikcom) |
"Saya apresiasi apa yang dilakukan petinggi MA beberapa waktu lalu, sidak dengan cara menyamar, tentu saja dengan catatan asal penyamaran itu sendiri tidak bocor," tutur Amzulian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diharapkan sidak dengan cara menyamar ini memunculkan budaya waswas dari para pelayan publik bahwa mereka merasa diawasi terus walaupun tersembunyi. Diharapkan pada gilirannya tercipta kultur melayani," pungkas Amzulian.
Adapun Ketua MA Hatta Ali memakai kemeja putih lengan panjang. Untuk semakin mengelabui bawahannya, Hatta Ali memakai brewok palsu serta bertopi. Sehari-hari, Hatta Ali tidak berjenggot dan hanya memiliki kumis tipis. (asp/idh)












































Amzulain Rifai (Andi Saputra/detikcom)