Anies menjadi yang pertama kali mengunjungi Kepulauan Seribu pada Senin (21/11/2016). Anies mengajak sang istri berkampanye dan sempat naik bentor bersama. Sementara itu, pasangan Anies di Pilgub DKI, Sandiaga Uno, datang sendiri ke Kepulauan Seribu dua bulan kemudian.
Anies Baswedan (Fida/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus Yudhoyono (Gibran Maulana Ibrahim/detikcom) |
Dua bulan berselang, barulah Ahok yang datang ke Kepulauan Seribu. Tanpa ditemani Djarot, Ahok blusukan dan menyapa warga di empat pulau.
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Bisma Alief/detikcom) |
Bagaimana cerita lengkap aksi mereka dan apa saja janji mereka?
Agus Yudhoyono
|
Agus Yudhoyono (Muhammad Fida Ul Haq/detikcom)
|
Mereka lalu naik panggung untuk menyapa warga. Agus-Sylvi memaparkan visi serta misi mereka, lalu bernyanyi dan berjoget bersama warga.
"Kita akan mengurangi kemiskinan. Jangan kemiskinan semakin menjadi-jadi dan parah. Kita perlu memastikan dan memikirkan masyarakat yang hidupnya sulit. Ini juga agar anak-anak bisa sekolah dengan benar biar pintar," ujar Agus di Pulau Kelapa.
Agus menekankan, dirinya dan Sylviana mempunyai program, salah satunya dana bergulir Rp 50 juta per unit usaha agar masyarakat dapat membuka usaha dan lapangan pekerjaan. Dia menambahkan, itu bukanlah politik uang ataupun bagi-bagi uang.
"Kita punya program dana bergulir. (Dana bergulir) adalah bantuan modal usaha sejumlah Rp 50 juta per satu unit usaha. Harapannya adalah usaha ini nantinya bisa membuka lapangan kerja," ucapnya.
Sementara itu, Sylviana menyoroti fasilitas kesehatan yang ada di Kepulauan Seribu. Warga Pulau Tidung ketika itu meminta agar nasib nelayan diperhatikan. Sylvi pun berjanji puskesmas di Kepulauan Seribu akan jadi RS tipe D.
"Puskesmas akan kita ubah jadi rumah sakit tipe D," kata Sylvi disambut sorak senang warga.
Agus sempat bersepeda hingga menyusuri Jembatan Cinta bersama sang istri, Annisa Pohan. Terakhir, Agus melompat dari kapal saat menuju Pulau Untung Jawa. Dia lalu berenang sejauh 200 meter.
Pariwisata menjadi sektor yang disoroti Agus dari Kepulauan Seribu. Dia berjanji meningkatkan potensi pariwisata serta menjamin ketersediaan air bersih bagi warga.
"Kita tingkatkan potensi lagi, terutama pariwisata. Kalau ditata, insya Allah menjadi daya tarik yang lebih besar lagi," ujar Agus.
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
|
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Bisma Alief/detikcom)
|
Di sana, Ahok bertemu dengan seorang anak berkebutuhan khusus. Anak tersebut memiliki gangguan pendengaran atau tunarungu. Awalnya Ahok tidak tahu bahwa anak yang dia ajak bicara itu penyandang tunarungu. Ahok baru sadar ketika orang tuanya mendatangi dan menggendong anak tersebut.
"Anak saya tunarungu, Pak, jadi nggak bisa diajak bicara," kata orang tua anak tersebut kepada Ahok saat blusukan.
Setelah mengetahui bahwa bocah yang menggunakan baju putih tersebut penyandang tunarungu, Ahok berjanji akan mengirimkan seorang guru untuk mengajar anak berkebutuhan khusus di pulau tersebut. Nantinya guru tersebut akan hadir setiap Sabtu. Apalagi pulau tersebut diketahui belum memiliki sekolah luar biasa (SLB).
"Nanti kita siapkan guru untuk anak yang berkebutuhan khusus. Tiap Sabtu anak-anak ini kita kumpulkan. Kan di sini juga belum ada SLB," kata Ahok.
Ahok juga memaparkan rencananya menjadikan kapal-kapal menuju Kepulauan Seribu memiliki sistem seperti TransJakarta. Ada pula ide pembuatan 'resor rakyat'.
"Kita harus bangun resor yang untuk rakyat, silakan, asalkan jangan dijual ke orang luar," kata Ahok.
Ahok juga ingin warga Kepulauan Seribu lebih banyak yang menjadi pengusaha. Dia tidak mau warga setempat hanya menjadi pekerja di tempatnya sendiri.
"Kita juga mau mereka usaha, jangan minta kerja melulu, maunya minta PPSU melulu," ujar Ahok.
Saat blusukan, Ahok sempat bertemu dengan marbut yang ikut program umrah dari Pemprov DKI. Dia juga sempat mampir ke Jembatan Cinta yang terkenal di Pulau Tidung.
Anies Baswedan
|
Anies Baswedan (Noval Dhwinuari Antony/detikcom)
|
Dia menjanjikan gedung pertemuan untuk warga. Anies juga menyoroti masalah kesehatan di Kepulauan Seribu.
"Kami akan sediakan 10 ambulans apung untuk warga di Kepulauan Seribu. Tidak hanya itu, kami juga akan menugaskan tenaga medis berkeliling ke kampung-kampung, pulau-pulau, untuk memastikan warga semuanya sehat," jelasnya.
Anies berjanji akan membenahi transportasi buat warga. Jika terpilih, dia akan menambah puluhan kapal yang terintegrasi dengan TransJakarta.
"Kita juga akan menambah jumlah transportasi kapal sampai dengan 30 buah, dengan rute terjadwal. Kami akan sambungkan dengan TransJakarta. Jadi kalau Bapak-Ibu sampai di Jakarta bisa dipakai tiketnya untuk TransJakarta," ujarnya.
Di sela kampanye, Anies dan Fery menjajal becak motor (bentor). Anies turun langsung mengendarai bentor, sementara sang istri duduk di kursi penumpang. Fery pun mengaku sempat waswas, sementara Anies menikmatinya.
Anies melihat ada dua sektor yang bisa dikembangkan di Kepulauan Seribu, yaitu pariwisata dan perikanan. Pembangunan dua sektor tersebut, dikatakan Anies, akan dimulai dengan membangun SMK Pariwisata dan SMK Perikanan. Ini agar generasi muda di Kepulauan Seribu memiliki lapangan pekerjaan dan berperan aktif membangun daerahnya.
"Kami nanti akan membuat di sini SMK Perikanan dan SMK Pariwisata. Sehingga anak-anak di Kepulauan Seribu bisa sekolah dan bisa mandiri," katanya.
Anies menjelaskan tujuan pembangunan dua sektor tersebut agar Kepulauan Seribu menjadi pulau yang mandiri. Dia juga berharap ke depannya Kepulauan Seribu akan menjadi contoh pembangunan pulau-pulau lain di Indonesia.
"Kami ingin Kepulauan Seribu menjadi kepulauan yang mandiri, tidak tergantung pada Jakarta, tapi menjadi mandiri. Kepulauan Seribu tidak lama diperhatikan, kita ingin menjadi kebanggaan Jakarta," katanya.
Selain naik bentor berdua bersama sang istri, Anies juga mengunjungi Jembatan Cinta. Mereka juga bermalam di Pulau Tidung.
Halaman 2 dari 4












































Anies Baswedan (Fida/detikcom)
Agus Yudhoyono (Gibran Maulana Ibrahim/detikcom)
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Bisma Alief/detikcom)