Rano mengatakan infrastruktur harus dipersiapkan untuk mengimbangi proyek nasional yang akan dibangun di Banten. Provinsi di ujung paling barat Pulau Jawa ini diyakini akan berkembang pesat.
"Saya yakin provinsi ini akan berkembang. Dengan ditunjang 12 proyek nasional, ini akan terjadi percepatan pembangunan," kata Rano di Serua, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Senin (30/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, mungkin kalau di Tangerang Selatan tidak terlalu terasa. Tangerang Selatan jalan provinsi tinggal 11 ruas lagi. Yang terbesar Pondok Cabe. Ini yang perlu jalan Pondok Cabe yang diperbesar. Pondok Cabe ini rencananya akan diperbesar. Tanpa perluasan, pelebaran, jalan Pondok Cabe akan menjadi problem. Jumat, Sabtu-Minggu itu macetnya luar biasa," tutur Rano.
Yang pasti, Rano menginginkan pembangunan Banten merata. Tidak boleh ada ketimpangan pembangunan.
"Bapak-Ibu di tengah kebahagiaan, kita memang lihat Tangerang Selatan kurang, bapak-ibu di Kabupaten Lebak sangat memprihatinkan. Saya sedang fokus membangun. Anak-anak di Lebak itu harus melewati jembatan rusak yang harus diperbaiki. Kemampuan Kabupaten Lebak per tahun itu 10 jembatan," ujar Rano.
"Untuk memperbaiki 318 jembatan, Lebak membutuhkan 30 tahun. Di sini provinsi hadir. Setiap tahun kami memberikan bantuan ke kabupaten, kota se-Provinsi Banten. Tahun ini hampir Rp 550 miliar. Jadi saya sangat berharap tanggal 15 Februari saya yakin Bapak-Ibu mau membantu, bahkan mutar, mensosialisasikan kepada tetangga untuk mencoblos nomor 2," imbuhnya disambut tepuk tangan warga. (azf/fdn)










































