Atasi Narkoba, Cagub Banten Wahidin Ingin Libatkan Pesantren

Pilgub Banten

Atasi Narkoba, Cagub Banten Wahidin Ingin Libatkan Pesantren

Ahmad Ziaul Fitrahudin - detikNews
Senin, 30 Jan 2017 19:34 WIB
Atasi Narkoba, Cagub Banten Wahidin Ingin Libatkan Pesantren
Cagub Banten Wahidin Halim (Ahmad Ziaul Fitrahudin/detikcom)
Tangerang - Calon Gubernur Banten nomor urut 1 Wahidin Halim ingin pemberantasan narkoba tidak hanya dilakukan dengan menangkap pengedar dan pengguna. Wahidin menyebut perlu tindakan preventif dari lingkungan keluarga hingga sekolah.

"Penanggulangan narkoba di Banten, perlu dibangun ketahanan keluarga, perlu pendidikan moral di sekolah, dan kita harus bersosialisasi bagaimana efek dan dampak narkoba itu. Masyarakat juga harus tahu, jadi harus lebih masif informasi kepada publik," kata Wahidin kepada detikcom di kediamannya di Pinang, Tangerang, Banten, Senin (30/1/2017).

Dalam program pencegahan penggunaan narkoba, Wahidin berjanji akan memberdayakan pesantren untuk mensosialisasikan bahaya narkoba. Pesantren dianggap efektif dalam upaya preventif dan persuasif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pesantren saja kita tingkatkan peranannya, pesantren diberdayakan, pesantren kita bina, pesantren kita bantu. Pesantren mampu mengajarkan tentang moralitas, tentang efek dari dampak narkoba. Bila perlu ada pesantren baru, karena di Banten dampaknya luar biasa untuk pesantren. Mereka tidak hanya mendidik anak-anak mengaji. Mereka juga diberi pesan-kesan bagaimana bahaya narkoba," jelas Wahidin.

Sementara itu, duet Wahidin-Andika Hazrumy ingin ada perda khusus untuk pencegahan narkoba di Banten. Selain itu, ia ingin rumah sakit di Banten memiliki fasilitas khusus ruang untuk rehabilitasi narkoba.

"Bagaimana pemerintah dapat menjaga masyarakatnya (dari narkoba). Nah, salah satunya lewat aksi pencegahan, bagaimana kita akan mendorong atau men-support lembaga terkait untuk Polri dan BNN untuk juga membuat peraturan daerah terkait pencegahan narkoba di Provinsi Banten. Sekaligus kami berdua ingin bahwa Provinsi Banten ini, khusus RS di Banten, memiliki fasilitas rehabilitasi terhadap korban di Provinsi Banten," pungkas Andika. (azf/fdn)


Berita Terkait