Penyamaran Artidjo dkk Sukses, Aparat PN Jaktim Tak Sadar Disidak

Penyamaran Artidjo dkk Sukses, Aparat PN Jaktim Tak Sadar Disidak

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Senin, 30 Jan 2017 13:36 WIB
Penyamaran Artidjo dkk Sukses, Aparat PN Jaktim Tak Sadar Disidak
Artdijo dkk menyamar untuk sidak di berbagai pengadilan. (ist.)
Jakarta - Kehadiran inspeksi mendadak (sidak) Artidjo Alkostar dkk ke PN Jaktim tidak diketahui oleh hakim ataupun staf lainnya. Kedatangan petinggi MA itu bertujuan mengetahui sistem pelayanan publik lembaga peradilan berjalan normal.

"Saat sidak, kami tidak menyadari," ujar Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) Nawawi Pamolango kepada detikcom, Senin (30/1/2017).

Sidak itu digelar pada Kamis (26/1) lalu. Karyawan PN Jaktim baru menyadari ketika didatangi oleh Ketua MA Bidang Pembinaan/ Ketua Kamar Pembinaan Prof Takdir Rahmadi dan Inspektur Wilayah Bawas MA Asnawati, sehari setelahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Prof Takdir menyerahkan temuan-temuan berupa hasil foto-foto yang dilakukan tim saat penyamaran dan meminta kami menindaklanjuti temuan di lapangan," kata Nawawi.

Nawawi memberikan apresiasi atas sidak yang dilakukan oleh petinggi MA itu. Nawawi hampir setiap hari selalu mengingatkan jajaran di bawahnya bahwa pimpinan MA kerap menyamar untuk sidak.

"Saya sudah jauh-jauh hari mengingatkan kemungkinan sidak seperti itu kepada seluruh hakim dan staf," ucap Nawawi.

Diberitakan sebelumnya, dalam foto yang beredar terbatas tersebut, tampak para hakim agung menyamar dan nyaris tidak bisa dikenali sebagai pejabat tinggi negara. Penyamaran ini dilakukan agar tidak dikenali oleh bawahannya saat melakukan sidak.

Tampak dalam foto yang berdiri paling ujung kiri memakai topi cokelat adalah Ketua Muda MA Bidang Agama/Ketua Kamar Agama Prof Dr Abdul Manan. Sedangkan yang memakai kopiah putih, sorban, sarung, dan sandal jepit adalah Ketua Muda MA Bidang Pidana/Ketua Kamar Pidana Artidjo Alkostar.

Adapun yang memakai kemeja putih lengan panjang adalah Ketua MA Prof Dr Hatta Ali. Untuk semakin mengelabui bawahannya, Hatta Ali memakai brewok palsu serta bertopi. Sehari-hari, Hatta Ali tidak berjenggot dan hanya memiliki kumis tipis.

"Saat itu ditemukan (pelanggaran) dan langsung ditindaklanjuti oleh Bawas untuk diberi sanksi. Kegiatan ini akan dilakukan terus-menerus oleh Satgas Bawas bersama pimpinan," kata Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA) Dr Ridwan Mansyur. (edo/asp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads