Eks Kapolri Badrodin Haiti Jadi Komisaris Utama Grab Indonesia

Rivki - detikNews
Senin, 30 Jan 2017 10:44 WIB
Badrodin Haiti di sela Sidang Umum Interpol di Nusa Dua, Bali, Senin (7/11/2016). (Foto: Idham Kholid/detikcom)
Jakarta - Aplikasi transportasi online Grab menunjuk eks Kapolri Jend (Purn) Badrodin Haiti sebagai komisaris utama di Grab Indonesia. Badrodin akan membuat, memantau, dan menjaga tata kelola serta kelangsungan jangka panjang perusahaan melalui peran pengawasan terhadap kinerja dewan direksi.

"Saya sangat senang bergabung dengan Grab Indonesia, sebuah organisasi yang berpegang teguh pada misinya dengan rekam jejak yang telah terbukti dalam meningkatkan taraf hidup di Indonesia dan memberikan solusi atas permasalahan lokal. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang juga saya pegang teguh, dan saya akan memastikan bahwa Grab akan terus menjadi panutan sebagai perusahaan yang memiliki akuntabilitas dan citizenship. Saya juga akan menggunakan pengalaman saya bekerja di sejumlah daerah di Indonesia untuk memberi masukan sejalan dengan kegiatan ekspansi Grab di Indonesia," kata Badrodin Haiti, Komisaris Utama Grab Indonesia, dalam siaran pers kepada detikcom, Senin (30/1/2017).

Sebelum bergabung dengan Grab, Badrodin memangku jabatan sebagai Kapolri sejak April 2015 sampai Juli 2016. Beliau juga menjabat Wakapolri pada Maret 2014-April 2015. Sebelum menduduki dua posisi teratas di Kepolisian Republik Indonesia, Badrodin pernah menjabat Kapolda di empat provinsi, yaitu Banten, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan Jawa Timur.

Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia, mengatakan penunjukan Badrodin sebagai komisaris dilakukan karena pengalamannya yang dimiliki eks Kapolri tersebut sangat cocok diterapkan ke Grab. Dia mengatakan Badrodin memiliki pengalaman yang luas dalam bekerja dengan para pemangku kepentingan pemerintahan dan menyelaraskan kepentingan-kepentingan yang beragam. Pengalaman itu dibutuhkan seiring dengan evolusi yang terjadi di sektor teknologi dan platform pemesanan kendaraan di Indonesia

"Pak Badrodin memiliki karier yang cemerlang di Kepolisian Republik Indonesia, tempat di mana beliau telah mengabdi selama 35 tahun, dan terakhir saat menjabat sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia telah berkontribusi secara signifikan dalam hal anti-terorisme, keamanan, intelijen, dan manajemen lalu lintas selama masa kepemimpinannya. Pak Badrodin memiliki pengalaman yang luas dalam bekerja dengan para pemangku kepentingan pemerintahan dan menyelaraskan kepentingan-kepentingan yang beragam. Seiring dengan evolusi yang terjadi di sektor teknologi dan platform pemesanan kendaraan di Indonesia, Pak Badrodin akan memandu dan memastikan Grab Indonesia berkontribusi secara konstruktif terhadap pelaksanaan dari sejumlah kebijakan transportasi dan aturan keselamatan yang baru," ujar Ridzki.

Ridzki menambahkan Indonesia merupakan pasar terbesar Grab di Asia Tenggara. Grab akan terus berekspansi ke kota-kota lain di Indonesia, meningkatkan layanan transportasinya, dan berinvestasi dalam layanan GrabPay sebagai platform pembayaran mobile.

(rvk/tor)