Soal Isu Komunis, Rano: Lebih Baik Tunjuk Saja Siapa?

Soal Isu Komunis, Rano: Lebih Baik Tunjuk Saja Siapa?

Ahmad Ziaul Fitrahudin - detikNews
Senin, 30 Jan 2017 01:05 WIB
Soal Isu Komunis, Rano: Lebih Baik Tunjuk Saja Siapa?
Foto: Bahtiar Rifa'i/detikcom
Jakarta - Debat Pilgub Banten kedua memanas saat isu komunis diangkat. Cagub Banten nomor urut 2, Rano Karno, meminta cagub Wahidin Halim membuka siapa yang dimaksudkan komunis itu.

Isu komunis masuk debat kedua saat cawagub Embay Mulya Syarif menanyakan maksud Wahidin saat kampanye terbuka di Serpong pada Minggu (15/1) lalu. Pertanyaan klarifikasi soal komunis disampaikan Embay saat sesi tanya-jawab dalam segmen kelima.

"Ya karena terpaksa kita menyebut pas paslon 1 dalam kampanye umum. Dia sampaikan tentang itu. Makanya kita juga, siapa ini? Lebih bagus tunjuk saja, ngapain sembunyi-sembunyi," kata Rano seusai debat Pilkada Banten kedua di Usmar Ismail Hall, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (29/1).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nah kita ingin klarifikasi itu. Tapi kan tadi dijawab, tidak menuduh, cuma indikasi. Ya Alhamdulillah. Kalau dituduh, panjang ceritanya. Kalau enggak Pak Embay, saya," lanjutnya.

Seusia debat, Rano mengaku tidak pernah terlibat gerakan komunis. Ayah Rano, Soekarno M Noer, adalah seniman yang terlibat di Lesbumi atau Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi).

"Alhamdulillah ini di Usmar Ismail. Ayah saya Lesbumi, bukan dari Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat). Mungkin informasi yang sampai Lekra, tapi ayah saya Lesbumi, bawahnya Nahdlatul Ulama, itu yang mesti dipahami," jelas cagub petahana Banten ini. (azf/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads