Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea-Cukai Sumut Rizal mengatakan penindakan tersebut terjadi pada Sabtu (28/1/2017) sekitar pukul 03.00 WIB.
Petugas yang tengah berpatroli di lokasi itu melihat satu unit kapal motor yang mencurigakan. Saat petugas mendekat, kapal tersebut dikawal massa bayaran sekitar 50 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat akan dilakukan penindakan, massa tersebut melawan dengan melemparkan bom molotov dan mercon secara bertubi-tubi ke kapal patroli Bea-Cukai. Kejadian tersebut berlangsung dari pukul 03.30 WIB hingga pukul 05.00 WIB.
"Pada akhirnya, ketika kapal (penyelundup) hampir berhasil dikuasai, para ABK memilih membakar kapal mereka sendiri dan kemudian mereka melarikan diri dengan terjun ke laut," terangnya.
Api yang membesar membuat kapal serta muatannya terbakar hebat. Sementara itu, ABK dan massa penyelundup sebanyak 51 orang yang terjun ke laut berhasil diselamatkan petugas.
"Saat ini sudah tiba di Belawan untuk diproses lebih lanjut," tutup Rizal. (fjp/fjp)










































