"Pak Basuki salah menilai ranking Kemendikbud. Itu sangat fatal," katanya di Jalan Pelita, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (28/1/2017).
Sandiaga mengklaim sukses dalam debat kedua tersebut. Pihaknya yakin debat tersebut dapat meyakinkan warga untuk memilih gubernur baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, dalam debat kedua Pilkada DKI, Ahok sempat 'menyerang' calon Gubernur DKI nomor urut 3 Anies Baswedan terkait peringkat Kemendikbud, instansi yang pernah dipimpin Anies. Ahok mengatakan Kemendikbud menempati peringkat ke-22 dari 22 kementerian.
"Sebelum saya jawab, saya koreksi dulu mengenai pernyataan Pak Basuki bahwa Kemendikbud ranking 22," kata Anies menanggapi pernyataan Ahok tersebut dalam debat di Hotel Bidakara, Jaksel, Jumat (27/1).
Anies mengatakan data yang dipaparkan Ahok salah. Peringkat ke-22 itu merupakan ranking sebelum Anies menjabat Mendikbud.
"Saya sebetulnya tidak mau angkat ini. Saya perlu koreksi karena sudah disinggung. Itu merupakan ranking sebelum saya bertugas. Ketika saya bertugas, naik jadi 9 ranking di antara semuanya," kata Anies.
Anies meminta maaf apabila muncul kesan sombong dari pernyataannya. Namun gebrakan itu jugalah yang akan dia lakukan ketika nantinya terpilih menjadi Gubernur DKI.
"Maaf, jadi kesannya sombong. Tapi insya Allah nanti di Jakarta kita bereskan sebagaimana di Kemendikbud kemarin," kata Anies.
(jor/fjp)











































