Sandiaga Nilai Data Ahok Soal Ranking Kemendikbud Salah dan Fatal

Sandiaga Nilai Data Ahok Soal Ranking Kemendikbud Salah dan Fatal

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Sabtu, 28 Jan 2017 13:05 WIB
Sandiaga Nilai Data Ahok Soal Ranking Kemendikbud Salah dan Fatal
Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Jakarta - Calon Wakil Gubernur DKI nomor urut 3 Sandiaga Uno menyayangkan pernyataan calon Gubernur DKI nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam debat kedua Pilkada DKI. Sandiaga menilai Ahok salah terkait data ranking Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang sempat dipimpin oleh pasangannya, Anies Baswedan.

"Pak Basuki salah menilai ranking Kemendikbud. Itu sangat fatal," katanya di Jalan Pelita, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (28/1/2017).

Sandiaga mengklaim sukses dalam debat kedua tersebut. Pihaknya yakin debat tersebut dapat meyakinkan warga untuk memilih gubernur baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah, debat kemarin menyentuh substansi. Dan ada kesan yang jelas kami sampaikan kepada warga Jakarta, reformasi birokrasi dan pelayanan publik harus berujung pada kesejahteraan rakyat dan kembalinya keadilan. Kami yakin warga bisa semakin yakin," katanya.

Sebelumnya, dalam debat kedua Pilkada DKI, Ahok sempat 'menyerang' calon Gubernur DKI nomor urut 3 Anies Baswedan terkait peringkat Kemendikbud, instansi yang pernah dipimpin Anies. Ahok mengatakan Kemendikbud menempati peringkat ke-22 dari 22 kementerian.

"Sebelum saya jawab, saya koreksi dulu mengenai pernyataan Pak Basuki bahwa Kemendikbud ranking 22," kata Anies menanggapi pernyataan Ahok tersebut dalam debat di Hotel Bidakara, Jaksel, Jumat (27/1).



Anies mengatakan data yang dipaparkan Ahok salah. Peringkat ke-22 itu merupakan ranking sebelum Anies menjabat Mendikbud.

"Saya sebetulnya tidak mau angkat ini. Saya perlu koreksi karena sudah disinggung. Itu merupakan ranking sebelum saya bertugas. Ketika saya bertugas, naik jadi 9 ranking di antara semuanya," kata Anies.

Anies meminta maaf apabila muncul kesan sombong dari pernyataannya. Namun gebrakan itu jugalah yang akan dia lakukan ketika nantinya terpilih menjadi Gubernur DKI.

"Maaf, jadi kesannya sombong. Tapi insya Allah nanti di Jakarta kita bereskan sebagaimana di Kemendikbud kemarin," kata Anies.

(jor/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads