DetikNews
Sabtu 28 Januari 2017, 12:56 WIB

55% Percakapan soal Pilgub di Twitter Berasal dari Luar DKI

Herianto Batubara - detikNews
55% Percakapan soal Pilgub di Twitter Berasal dari Luar DKI Data Drone Emprit saat debat kedua Pilgub DKI (Ismail Fahmi/Facebook)
FOKUS BERITA: Debat Final Pilkada DKI
Jakarta - Media sosial (medsos), khususnya Twitter, riuh saat debat kedua Pilgub DKI Jakarta berlangsung kemarin, Jumat (27/1) malam. Menariknya, 55 persen percakapan justru dari luar Ibu Kota.

Pernyataan ini disampaikan peneliti medsos Ismail Fahmi saat dihubungi detikcom via telepon, Sabtu (28/1/2017) siang. Dia melakukan analisis lewat tools yang dia namakan Drone Emprit.

"Jadi saya ambil data percakapan di Twitter yang mengandung kata kunci nama calon gubernur dan wakilnya. Saya ambil data-datanya dan dianalisis sejak jam 6 sore sampai jam 10 malam," kata Fahmi.

Fahmi menuturkan hanya mengambil data dari pengguna Twitter yang lokasinya bisa dideteksi. Soalnya, ada juga pengguna Twitter yang tidak memasukkan data lokasi atau mengubah data soal lokasi. Misalnya, seharusnya 'Jakarta' namun ditulis 'di hatimu'.

55% Percakapan Soal Pilgub di Twitter Berasal dari Luar DKIFoto: Data Drone Emprit saat debat kedua Pilgub DKI (Ismail Fahmi/Facebook)

"Jadi ini nggak mewakili keseluruhan yang bicara, hanya mereka yang bisa lokasinya dideteksi. Jadi total percakapan di Twitter, dari sekian puluh ribu itu, ternyata 55 persen dari yang mereka memberi informasi lokasi itu di luar DKI Jakarta," ujarnya.

Dari data grafis yang ditampilkan Fahmi di akun Facebook-nya, 45 persen percakapan soal debat kedua berasal dari DKI Jakarta. Sebanyak 55 persen dari luar Ibu Kota. Netizen di luar Jakarta ini kebanyakan me-retweet cuitan para pendukung dari ketiga pasangan calon. Ada juga yang ikut nimbrung memberi komentar.

Ada 10 kota yang paling besar aktif me-mention percakapan soal debat kedua di Twitter. Dari urutan terbesar hingga terkecil masing-masing adalah Jakarta (21.370), Bandung (2.127), Yogyakarta (1.859), Bogor (1.468), Bali (996), Depok (924), Medan (909), Bekasi (903), Malang (901), dan Tangerang (862). Sisanya di kota-kota lain di Indonesia (21.956).

55% Percakapan Soal Pilgub di Twitter Berasal dari Luar DKIFoto: Data Drone Emprit saat debat kedua Pilgub DKI (Ismail Fahmi/Facebook)

Fahmi tidak mau berkomentar banyak mengenai pasangan calon mana yang paling gencar 'perang' di medos. Namun, dari grafik yang disajikannya, jelas kubu Ahok yang merajai. Kubu Anies di urutan kedua dan Agus di urutan paling buncit.

55% Percakapan Soal Pilgub di Twitter Berasal dari Luar DKIFoto: Data Drone Emprit saat debat kedua Pilgub DKI (Ismail Fahmi/Facebook)

"Saya sengaja nggak analisis, itu saya tampilin saja datanya biar orang analisis sendiri. Soalnya KTP saya Bandung, jadi nggak ada kepentingan," ujar Fahmi seraya tertawa.

"Tapi kalau saya perhatikan kubu salah satu paslon, mereka sangat terkoodinir sangat bagus pada saat debat. Setiap pembicaraan dari paslonnya dan lawan dibahas dengan sangat intensif, sangat aktif, di-retweet, didiskusikan," ujarnya. Dua kubu lainnya lebih pasif saat debat, namun aktif membuat polling online. Mereka baru aktif lagi bersuara setelah debat usai.

55% Percakapan Soal Pilgub di Twitter Berasal dari Luar DKIFoto: Data Drone Emprit saat debat kedua Pilgub DKI (Ismail Fahmi/Facebook)

Dari data yang disajikan Fahmi sejak debat pertama, tampak kekuatan yang tidak imbang di medsos. Kubu Ahok jauh lebih mendominasi dibandingkan Anies dan Agus.

"Saya lihat pertarungan di medsos ini, yang menjadi tokoh diskusinya itu-itu saja. Data-data ini hanya memperlihatkan, kalau lagi acara debat, strategi di medsos seperti apa, tapi nggak bisa jadi indikasi apakah ini akan berhasil apa nggak. Ini soal kuat-kuatan saja. kondisi riil di lapangan bisa beda," ujarnya.
(hri/fjp)
FOKUS BERITA: Debat Final Pilkada DKI
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed