ADVERTISEMENT

KJRI Bantu Pemulangan Jenazah Endah WNI yang Tewas di Perth

Aditya Mardiastuti - detikNews
Sabtu, 28 Jan 2017 10:37 WIB
Ilustrasi (Andhika Akbaryansyah/detikcom)
Jakarta - Endah Cakrawati meninggal dalam kecelakaan pesawat kecil di Perth, Australia. Pihak KJRI Perth di Australia mengatakan, sebelum dipulangkan ke Indonesia, jenazah Endah akan diautopsi terlebih dulu.

"Autopsi itu wajib, di sini prosedur wajib dalam kecelakaan harus diautopsi, tentunya harus menunggu keluarga," kata pejabat Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KJRI Perth Widya Sindu saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (28/1/2017).

Widya menambahkan, pihak KJRI akan membantu mengurusi pemulangan jenazah Endah. Untuk itu, mereka akan membantu pengurusan visa keluarga yang akan menjemput Endah.

"Kami dari KJRI tentunya membantu mengeluarkan support letter untuk memfasilitasi pengurusan visa sehingga orang tua (Endah) bisa datang ke sini, karena kehadiran orang tua (Endah) sangat diperlukan untuk persetujuan autopsi," jelas dia.

Widya menjelaskan terkait proses autopsi tersebut, pihak KJRI memfasilitasi orang tua Endah dengan kepolisian Australia. Sehingga proses autopsi tersebut segera dilaksanakan.

"Contact person (CP) dari keluarga sudah kita berikan ke kepolisian sehingga komunikasi dari kepolisian langsung ke keluarga. Karena kan mereka harus mengisi formulir persetujuan (autopsi) dari keluarga," tutur Widya.

Sebelumnya diberitakan, ayah Endah, Kosim, mengatakan akan menjemput jenazah Endah ke Perth. Dia berharap jenazah anaknya juga bisa pulang bersamanya ke Indonesia.

"Saya ke sana untuk mengurus, ambil jenazah. Jadi kami ambil jenazah itu. Kalau visa jadi, kami berangkat ke sana. Proses pemulangannya saya harapkan, kami pulang, jenazah ikut pulang," ujar Kosim saat ditemui di rumahnya di daerah Kramatwatu, Serang, Banten, Jumat (27/1/2017).

Endah Cakrawati, seorang WNI yang bekerja sebagai Investor Relations Manager PT Cokal Ltd, meninggal dunia dalam pesawat kecil jenis Grumman G-73 Mallard, yang diterbangkan pasangannya, Peter Lynch, pada Kamis (26/1). Pesawat itu jatuh menghunjam Sungai Swan, Perth, saat perayaan Australia Day. Kecelakaan itu membuat pesta kembang api di Perth untuk merayakan Australia Day ditunda sebagai empati kepada keluarga korban yang berduka. (ams/rjo)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT