Anies Bicara Rembuk Warga, Agus Sepakat

Debat Cagub DKI

Anies Bicara Rembuk Warga, Agus Sepakat

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Jumat, 27 Jan 2017 21:57 WIB
Anies Bicara Rembuk Warga, Agus Sepakat
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Anies Baswedan menekankan pentingnya pelibatan warga dalam pengambilan keputusan program Pemprov. Partisipasi warga akan membuat program yang dikerjakan berjalan optimal.

"Saya melihat ke depan pengelolaan perencanaan itu harus melibatkan warga. Pemilik kota ini adalah warga, itu artinya harus memberikan contoh berinteraksi dengan warga," ujar Anies dalam debat ronde kedua cagub-cawagub DKI bertemakan 'Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik dan Penataan Kawasan Perkotaan' di Hotel Bidakara, Jl. Jend. Gatot Subroto, Pancoran, Jaksel, Jumat (27/1/2017).

Partisipasi masyarakat bahkan digerakkan dari lingkungan. Warga di lingkungan itu harus turut serta menentukan tatanan wilayahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam penyusunan-penyusunan itu harus secara sistematis dibuat agar tiap RTRW, tiap kelurahan ada mekanisme rembuk dan rencana yang dibawa. Semua rembuk, semua proses ini memerlukan dua komponen, pertama fasilitator, kedua pakar di bidang yang bisa memberikan contoh-contoh banyak di tempat lain sehingga ketika pemerintah merancang," sambungnya.

Soal penjelasan ini, cagub DKI nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan sepakat mengenai partisipasi warga yang harus dimaksimalkan.

"Sama-sama kita menangkap kegundahan masyarakat itu yang disampaikan warga kita. Mereka mengatakan kurang dapat apresiasi, kurang didengarkan, sejatinya mereka adalah subyek bukan obyek pembangunan," kata Agus menanggapi.

Agus lantas memaparkan program kerja dirinya bersama Sylviana Murni. Pemberdayaan komunitas disebut jadi kunci kemajuan.

"Mereka yang memiliki pengetahuuan tentang lingkungan mereka yang banyak berinisiatif, kami benar-benar ingin menghadirkan pembangunan partisipatif dengan partisipasi rakyat kita banyak melakukan banyak hal," tutur Agus.

"Tanpa dibebani rasa takut kalau dicurigai pemimpin, insya Allah ke depan birokrasi kita baik partisipasi baik mejadi kekuatan semangat di Kota Jakarta," imbuh Agus.


(fdn/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads