"Memang ada salah satu peserta yang meninggal yang minta mengundurkan diri. Tapi kami menginginkan pergi 37 pulang 37," kata Wildan saat jumpa pers di Hall UII, Jalan Cik Ditiro, Yogyakarta, Jumat (27/1/2017).
Wildan mengatakan Asyam saat itu meminta mundur karena merasa tidak kuat terhadap cuaca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wildan mengungkapkan Asyam juga satu-satunya peserta yang tidak lolos tes kesehatan untuk tahap survival. Hingga diputuskan Asyam tidak lagi melakukan kegiatan dan diistirahatkan di basecamp.
Saat wartawan bertanya kegiatan apa yang dilakukan Asyam selama di basecamp, Wildan menjawab, "Tidak ada kegiatan sama sekali."
Soal adanya kemungkinan peserta mundur di tengah diksar, Wildan mengatakan hal itu tidak ada di dalam SOP.
Kemudian soal keluarga yang tak dihubungi saat Asyam dilarikan ke rumah sakit, Wildan menjelaskan saat itu berkas milik Asyam tertinggal. Sehingga mereka meminta bantuan teman jurusan Asyam untuk menghubungi keluarganya.
"Diantar salah satu panitia," kata Wildan.
(sip/rvk)











































