Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde Kedua
Momen Penting

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde Kedua

Indah Mutiara Kami - detikNews
Jumat, 27 Jan 2017 18:19 WIB
Foto: Ilustrasi
22:31

Pernyataan Pamungkas 3 Pasang Kandidat

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Grandyos Zafna

Di penghujung debat, masing-masing calon memberikan pernyataan penutup. Giliran pertama adalah untuk Agus Yudhoyono.

"Malam hari ini kita saksikan debat kedua, semoga apa yang saudara saksikan dapat meyakinkan untuk memilih pada 15 Februari mendatang. Kami berdua berjuang, bahwa ingin membela seluruh warga Jakarta agar semua dapat bertumbuh," ucap Agus.

Di giliran pasangan nomor urut 2, Djarot yang bicara. Dia mengatakan bahwa Jakarta seharusnya bisa dibanggakan seluruh Indonesia.

"Perjuangan belum selesai, sebentar lagi kita saksikan, kita nikmati Jakarta yang bisa dibanggakan bukan hanya warga Jakarta, tapi seluruh bangsa Indonesia. Jakarta dapat mewujudkan pelayanan dengan hati, dengan bersih, infrastruktur terbangun dengan baik, kali bersih, dan keberpihakan jelas terhadap wong cilik," ungkap Djarot.

Anies-Sandiaga lalu memberikan pernyataan penutup. Sandi bicara lagi soal program OK OCE sementara Anies bicara soal penciptaan ketenangan.

"Insya Allah kepemimpinan yang kami tampilkan dapat menciptakan ketenangan. Tidak menyebut birokrat semua korup, tetapi semua berprestasi. Yang kami lakukan kepemimpinan efektif," ucap Anies.

22:18

Komitmen Agus-Ahok-Anies Bangun Birokrasi Profesional

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Grandyos Zafna

Tiga pasangan calon mendapat pertanyaan yang sama soal komitmen membangun birokrasi yang profesional. Yang mendapat giliran pertama adalah Anies.

"Reformasi birokrasi akan berkala cepat dengan suasana kerja positif agar mau berkarya dan semua posisi baru dapat diiringi dengan integritas," jelas Anies.

Kemudian giliran Agus yang memberi jawaban. "Pemimpin harus hadir dan menjadi contoh agar mengembangkan potensi mereka. Saya memiliki bekal militer. Kami berdasarkan merit system. Ada reward dan punishment," kata Agus.

Sementara itu, Ahok menegaskan bahwa dia melakukan administrasi keadilan. Ketika ada oknum PNS mengingkari sumpah jabatan, kami lawan semua," ucap Ahok.

"Rakyat adalah bos kami," tegasnya.

22:07

Agus Janjikan RTH Bertambah 15%, Bisa Kurangi Stres

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Grandyos Zafna

Agus-Sylvi mendapat pertanyaan soal stategi meningkatkan ruang terbuka hijau. Dia menjanjikan jumlahnya bertambah 15%.

"Ini menjadi komitmen kami untuk merevitalisasi ruang hijau yang ada sambil mengembangkan lahan baru," ucap Agus.

Dengan bertambahnya ruang terbuka hijau, warga juga bisa lebih berinteraksi. "Dan dapat mengurangi stres," tambahnya.

22:01

Anies Koreksi Ahok Soal Peringkat Kemendikbud

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Grandyos Zafna

Di tengah sesi tanya jawab soal pengelolaan air, Anies menggunakan waktu untuk 'membalas' serangan Ahok soal peringkat Kemendikbud. Dia menyebut Kemendikbud di peringkat ke-22 bukan saat era kepemimpinannya.

"Kemdikbud rangking 22, beliau katakan data yang keliru, saya koreksi. Itu sebelum saya bertugas. Setelah saya bertugas, jadi peringkat 9," ucap Anies.

Sebelumnya, Ahok memberi 'serangan balasan' ke Anies ketika disinggung soal KJP. . Dia membandingkan prestasi Pemprov DKI dan Kemendikbud saat dipimpin Anies.

"Kami juara 16 kata Ombudsman. Kalau Pak Anies, peringkat 22 dari 22 kementeriannya," ucap Ahok.

21:53

Momen Penuh Tawa di Tengah Debat

Ada momen yang memancing tawa di tengah debat. Awalnya, Sylvi sedang mengajukan pertanyaan ke Anies-Sandi. Sylvi menyinggung soal RT dan RW yang tidak dilibatkan.

Sebelum Sylvi mengajukan pertanyaan, waktu ternyata sudah habis. "Ini penjelasannya panjang tapi pertanyaannya enggak keluar," kata Anies.

Anies menghampiri Sylvi untuk mendengar kelanjutan pertanyaan Sylvi. Pasangan calon nomor 2 Ahok-Djarot lalu berdiri untuk menghentikan interaksi keduanya.

Gaya lain ditunjukkan Ahok. Dengan sigap, dia merentangkan kedua tangannya untuk memisahkan Anies dan Sylvi.

Suasana yang semestinya kondusif menjadi riuh. Tawa dari pendukung nomor 2 dan 3 mendominasi di ruangan.

21:46

Anies 'Serang' Soal KJP, Ahok Balas Ungkit Prestasi Kemendikbud

Anies memberi pertanyaan ke Ahok-Djarot soal angka partisipasi murni (APM) di Jakarta. Dia menyinggung jumlah siswa yang tidak bisa sekolah di Jakarta Utara.

"Seluruh pelajar SMA kita bagikan KJP bagi yang tidak mampu," jawab Ahok.

Anies menyebut APM Jakarta Utara masih kalah dengan Biak. Dia menyinggung soal KJP yang digadang-gadang oleh Ahok.

"Mengurus ini bukan hanya soal KJP, dan masih banyak yang tidak terima KJP," kata Anies.

Ahok memberi 'serangan balasan'. Dia membandingkan prestasi Pemprov DKI dan Kemendikbud saat dipimpin Anies.

"Kami juara 16 kata Ombudsman. Kalau Pak Anies, peringkat 22 dari 22 kementeriannya," ucap Ahok.

21:37

Debat Ahok-Djarot dan Agus-Sylvi Soal Relokasi Warga

Djarot bertanya ke Agus-Sylvi soal penggusuran. "Bagaimana bisa membangun tanpa memindahkan warga bantaran sungai?" tanya Djarot.

Agus lalu menjawab. Dia meyakini bahwa pembangunan di Jakarta bisa dilakukan tanpa menggusur dengan semena-mena.

"Mereka mau untuk menggeser sedikit untuk didirikan hunian yang layak," ucap Agus.

Agus-Sylvi mengutamakan warga tetap tinggal di daerah yang sebelumnya mereka tempati. Mereka nantinya tetap memiliki tempat tinggal sendiri.

"Kami akan menata, membangun tanpa menggusur. Yang penting kreatif, terbuka dengan masukan dan inovasi," lanjut Agus.

21:30

Agus Puji Taktik Anies-Sandi dalam Ajukan Pertanyaan

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Grandyos Zafna

Sylviana memberikan jawaban pertanyaan Sandiaga soal reformasi birokrasi di era Ahok. Namun, ternyata jawaban Sylviana itu dinilai kurang tajam oleh Anies.

"Sebenarnya bisa lebih tajam lagi. Saya lihat perhatian terhadap keadilan tidak menjadi prioritas," ucap Anies. Menurutnya, kualitas manusia di Jakarta seharusnya ditingkatkan.

Agus lalu mendapat kesempatan menanggapi. Dia memuji strategi Anies-Sandi.

"Saya lihat memang taktik yang baik sekali. Bertanya ke kami untuk menyerang nomor dua," ucap Agus.

Dia kemudian bicara soal reformasi birokrasi dengan berbagai cara. Menurut Agus, diskresi tidak baik.

"Kalau itikad kita langgar UU, kita menyimpan bom waktu yang dapat meledak sewaktu-waktu dan ini tidak baik untuk masa depan," ujarnya.

21:21

Sylviana ke Sandiaga: Hampir Saja Kita Berpasangan

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom

Anies-Sandi mendapat kesempatan bertanya ke Agus-Sylvi. Sandi lalu memberi pertanyaan secara khusus ke Sylviana.

"Bagaimana pendapat Ibu Sylvi terhadap reformasi birokrasi, terhadap kepemimpinan Pak Basuki dibanding gubernur sebelumnya? Apa pelajaran yang dapat kita ambil untuk 5 tahun ke depan?" tanya Sandiaga.

Sylviana bangkit dari kursinya. "Hampir saja kita berpasangan," ucapnya ke Sandiaga.

Dia lalu menjelaskan soal perbandingan UU dan penerapannya di birokrasi. Dia lalu bicara soal penempatan posisi sesuai dengan kompetensi.

21:18

Ahok dan Anies Debat Soal Reklamasi Hingga IPM

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Grandyos Zafna

Pasangan nomor urut 2, Ahok-Djarot bertanya ke Anies-Sandi soal reklamasi. "Di satu sisi Anies sampaikan nanti kita kaji, di satu sisi mengatakan akan menghentikan. Tolong beri kejelasan," kata Djarot.

Sandiaga kemudian menjawab bahwa reklamasi adalah soal keadilan. Proses yang ada saat ini disebut tidak terbuka dan jauh dari kata transparansi.

"Harus ada resolusi dengan keberpihakan terhadap rakyat yang tidak merasakan keadilan. Saya lihat ini perjuangan membela rakyat," ucapnya.

Anies menambahkan bahwa saat bicara soal reklamasi, harus dijelaskan juga peruntukkannya. Anies mengatakan pihaknya ingin menjadikan reklamasi untuk publik.

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Grandyos Zafna

Ahok lalu kembali menanggapi. Dia menepis tudingan selama ini tidak membela yang miskin.

"Reklamasi sudah dirancang sejak zaman Pak Harto. Ketika izin tidak bisa dibatalkan, kami pikir kontribusi tambahan, pulau yang direklamasi 100 persen sertifikat punya DKI," papar Ahok.

Dia menegaskan bahwa reklamasi dilakukan dengan tetap memperhatikan keadilan sosial. "Maka jangan heran, kami dapat penghargaan IPM tertinggi di Indonesia," tambah Ahok.

Anies lalu menanggapi soal IPM ini. Menurutnya, pertumbuhan Jakarta justru masih lambat.

"Jangan bangga IPM tinggi. Yang penting, tumbuh atau tidak? Kalau pertumbuhan Jakata rendah, berarti yang tinggi itu warisan," kata Anies.

Soal reklamasi, dia menyebut warga Jakarta saat ini tidak bisa menikmati pantai. "Di mana nyiur melambai?" tanyanya.

21:07

Debat Agus-Sylvi dan Ahok-Djarot Soal Diskresi

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Grandyos Zafna

Di sesi ini, tiap calon bertanya ke calon lain dan bisa ditanggapi. Pertama, Agus-Sylvi bertanya ke Ahok-Djarot soal diskresi, salah satunya terkait koefisien lahan bangunan (KLB).

"Apakah prinsip seperti ini bertentangan terhadap birokrasi yang akuntabel dan bertanggungjawab," tanya Agus.

Dalam jawabannya, Ahok menjelaskan bahwa dia punya pengalaman sebagai anggota DPR yang menyusun aturan tentang diskresi. Dia menyebut ada aturan soal koefisien luas bangunan.

"Kalau dilintasi transportasi berbasis rel, maka koefisien luas bangunan boleh ditinggikan. Kalau tidak, tidak boleh dinaikkan," jelas Ahok.

Dia mencontohkan proses pembangunan simpang susun Semanggi. Koefisien luas bangunan ini pun masuk ke APBD. "Ini sangat jelas, berdasarkan one man show," ungkapnya.

Sylvi lalu menanggapi. Dia mengaku paham betul soal keuangan negara bahwa semua pemasukan harus masuk ek APBD dan dilaporkan ke DPRD.

"Apakah diskresi, harus ada harmonisasi dengan DPRD, harus masuk dalam buku. DPRD harus mengetahui soal ini, bukan one man show," kata Sylvi.

Menanggapi Sylvi, Ahok menyebut ada yang lucu. Dia menjelaskan bahwa koefisien luas bangunan adalah kerelaan dari perusahaan. Bantuan yang diterima pun berupa barang.

"Bu Sylvi mungkin salah satu yang tidak mempelajari UU keuangan dengan berbasis kinerja," ucap Ahok.

Sylvi lalu tampak membuat gestur jempol ke bawah.

20:56

Paparkan Kinerja Soal Transportasi, Ahok: Calon Nomor 3 Tidak Baca

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Grandyos Zafna

Ahok menanggapi jawaban Anies soal transportasi. Dia menjelaskan bahwa sudah ada trayek baru yang dibuka.

"Pasangan nomor 3 tidak baca. Kami bangun 53 trayek baru, tahun 77 trayek baru masuk perumahan. Kenapa belum kelihatan? Karena kami tidak impor," kata Ahok.

Ahok menuturkan pihaknya sudah membangun banyak apartemen di terminal dan stasiun. Dengan demikian, pekerja bisa tetap tinggal di Jakarta.

"Kami subsidi warga luar Jakarta," ucapnya.

Djarot lalu juga bicara soal mutasi, rotasi, demosi di Pempriv DKI. "Kami selalu peringatkan, jangan korupsi," tegasnya.

20:51

Agus Paparkan Strategi Soal Air dan Kemacetan

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Grandyos Zafna

Agus menanggapi jawaban paslon lain soal macet. Dia menjanjikan insentif untuk mengurangi kemacetan.

"Kita ingin mengajak dan membuat masyarakat menggunakan transportasi massal. Kita harus beri insentif," ucap Agus.

Dia ingin membangun transit hub yang memadai sehingga dapat mengurangi waktu tempuh. Lalu, Agus menanggapi soal pengelolaan air yang sebelumnya dijelaskan oleh Ahok.

"Dari 800 ribu terdaftar air, ada 20 persen yang belum mendapat layanan dengan baik. Harus ada enforcement yang baik. Masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan akses air yang baik," paparnya.

"Pemerintah memiliki tanggung jawab agar ada persiapan air baku dengan baik. Termasuk sumur resapan dan water harvesting," pungkas Agus.

20:45

Tanggapi Ahok, Anies: 5 Juta Rakyat Belum Dapat PAM

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom

Anies-Sandi mendapat kesempatan untuk menanggapi jawaban paslon lain. Sandiaga lalu menjelaskan soal program OK OCE terkait dengan jawaban Sylviana soal sampah.

"Ide tadi soal sampah jadi berkah, dengan OK OCE menjadi sumber penghasilan," ucap Sandiaga.

Lalu, Anies tambah menanggapi jawaban Ahok soal air bersih. Bila Ahok mengklaim sudah ada subsidi air bersih, Anies mengungkapkan fakta lain.

"Lebih dari 5 juta warga belum mendapat PAM. Pipanisasi jadi krusial. Kita prioritaskan di kampung, di bawah 150 meter yang prioritas. Dalam 5 tahun tuntas," ungkap Anies.

20:40

Ahok Jelaskan Subsidi Air Bersih untuk Rakyat Miskin

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Gibran Maulana/detikcom

Ahok-Djarot mendapat pertanyaan soal air bersih. Ahok lalu menjelaskan strateginya untuk memaksimalkan air bersih.

"Ketika kami masuk, perusahaan air minum oleh swasta. Kami lakukan renegosiasi, kami memulai penggunaan PAL dan PAM," jelasnya.

Dia menjamin rakyat miskin bisa menikmati air bersih. Ahok menyebut sudah ada subsidi untuk rakyat miskin.

"Orang tidak mampu pasang tower. Kami akan pasang puluhan ribu tower dan gratis," ucap Ahok.

20:37

Sylviana: Mengatasi Sampah Bukan Hanya dengan Marah-marah

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Gibran Maulana/detikcom

Agus-Sylvi mendapat pertanyaan soal pengelolaan sampah. Pertanyaan itu lalu dijawab oleh Sylviana.

"Itu diawali bukan hanya dengan TPA, tapi dari awal. Kita keluar rumah, ada persoalan sampah," ungkap Sylvi.

Selama gerilya lapangan, Sylvi melihat masih banyak sampah di Jakarta. Dia menegaskan bahwa masalah ini harus ditangani bersama-sama dengan masyarakat.

"Saya ingin peran aktif masyarakat. Kita terjun, bukan hanya di meja, bukan hanya marah-marah," ucapnya.

20:33

Anies Janji Rp 5.000 Bisa Keliling Jakarta

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom

Di sesi ketiga, Anies-Sandi mendapat giliran pertama untuk menjawab pertanyaan. Mereka mendapat pertanyaan soal strategi pembangunan jalan dan mengatasi kemacetan.

"Problem kemacetan karena kita semua mayoritas menggunakan kendaraan pribadi. Solusinya adalah dengan kendaraan publik masal," kata Anies.

Dia menjanjikan transportasi terintegrasi di Jakarta. Strategi pertama adalah untuk membuat jalur MRT, LRT, BRT sebagai tulang punggung. Kemudian, ada angkot yang sampai ke kampung-kampung.

"Sehingga warga bisa menggunakan transportasi di lokasi terdekat," ucapnya.

Nantinya, warga Jakarta bisa keliling Jakarta menggunakan transportasi publik hanya dengan mengeluarkan Rp 5.000.

20:28

Agus Menduga Birokrasi di DKI Dibangun dengan Rasa Takut

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom

Agus mengungkit klaim Ahok soal birokrasi yang sudah baik. Berdasarkan pengalamannya saat gerilya, hal itu bukan kenyataannya.

"Banyak daerah yang menyedihkan. Saya menduga birokrasi dibangun selama ini dengan rasa takut. Harga diri dihancurkan," kata Agus.

Dia menyebut saat ini Pemprov DKI masih memiliki 'rapor merah'. Padahal, anggaran Pemprov DKI sudah besar.

"Kepemimpinan dengan cara represif akan mematikan kreativitas dan celakanya anak buah kita takut, dan akan memberi laporan ABS, asal bapak suka," ucapnya.

"Ini masukan dari masyarakat saat kami di lapangan," tegas Agus.

20:21

Sandiaga Janjikan Kemudahan Berbisnis di Jakarta

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom

Sandiaga menanggapi jawaban paslon 1 dan paslon 2. Dia bercerita soal pengusaha yang masih sulit untuk berkembang.

"Jakarta punya tugas berat terkait kemudahan berbisnis yang simpel, mudah, dan integrated," ucap Sandiaga.

Dia lalu memberi contoh sejumlah pengusaha yang dia temui di Jakarta. Ada pula yang terancam digusur Satpol PP.

"Untuk kemudahan berbisnis, kami targetkan masuk ke peringkat 40 besar pada tahun ke-3 kami memimpin dan bagaimana pemimpin care terhadap lapangan pekerjaan," ungkapnya.

20:17

Ahok: Kami Bukan Superman

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom

Ahok mendapat kesempatan untuk menanggapi jawaban paslon 1 dan paslon 3. Ahok lalu menegaskan bahwa dia tidak pernah kerja 'one man show'

"Banyak sekali orang berpikir kami one man show. Kami bukan superman," kata Ahok.

Dia menegaskan bahwa perekrutan dan promosi PNS di DKI selama ini selalu sesuai UU ASN. Ahok lalu memberi contoh tentang Dinas Tata Air.

"Ada yang merasa saya tidak merangkul, hampir semua pernikahan pegawai rendah. Saya hadir Sabtu-Minggu. Bagaimana pegawai bisa bekerja dengan bersih bila tidak dengan hati," jelasnya.

20:13

Anies: Pemimpin Harus merangkul, Bukan Memukul

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom

Anies-Sandi mendapat perntanyaan soal cara meningkatkan potensi birokrasi yang masih rendah. Anies lalu menjelaskan bahwa perlu pendekatan khusus ke aparatur negara.

"Tidak hanya iming iming tunjangan kinerja, tapi budaya kinerja. Pemimpin harus merangkul, bukan memukul," ucap Anies.

Anies mengatakan pemimpin seharusnya memberi motivasi. Pelatihan juga perlu disiapkan.

"Di manapun harus ada pengembangan dan sesuai bidang," jelasnya.

membereskan kompetensi,

20:09

Djarot Jelaskan Pengaruh Tunjangan Terhadap Kinerja Birokrasi

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom

Moderator bertanya soal pengaruh kenaikan tunjangan kepada kinerja birokrasi. Djarot yang mengambil kesempatan untuk menjawab.

"Mereka harus dipastikan bisa bekerja maksimal. Oleh sebab itu, diperlukan indikator kinerja yang akan mengukur bagaimana dia melakukan tugas," jelas Djarot.

Ukuran ini dilakukan tiap bulan karena terkait tunjangan. Dengan demikian, ukurannya jelas.

"Artinya mereka tidak perlu korupsi sehingga pelayanan di Jakarta bebas pungli," ucap Djarot.

"Kami mengedepankan bagaimana rakyat terpuaskan terhadap pelayanan birokrasi," pungkasnya.

20:06

Wujudkan Birokrasi Bebas Intervensi Politik, Agus Adopsi Cara di Militer

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom

Moderator Eko Prasojo bertanya tentang kuatnya intervensi kekuatan politik di birokrasi termasuk soal pengisian jabatan, pengadaan barang, dan pencopotan jabatan. Apa jawaban Agus?

"Saya akan saya adopsi modal di militer, bagaimana menata organisasi degani profesional, terbuka, dan terukur," jawab Agus.

Dia akan menerapkan KPI yang terukur. Dengan demikian, tiap birokrat bekerja sesuai kemampuannya.

"The right man on the right place," tegas Ahok.

19:56

Anies Ungkap 'Rapor Merah' Pemprov DKI

Di awal pemaparan visi dan misi, Anies mengucapkan "Gong Xi Fa Cai' kepada Ahok yang merayakan Imlek. Dia lalu bicara soal penataan kota.

"Menata kota lebih dari sekadar menata gedung, karena kita bicara agar warga di kota merasakan kesejahteraan sehingga mendapat kebahagiaan," ucap Anies.

Anies-SandiAnies-Sandi Foto: Gibran Maulana Ibrahim/detikcom

Dia lalu mengeluarkan 'rapor merah' Pemprov DKI selama dipimpin Ahok. Di antaranya adalah hasil pemeriksaan BPK.

"Audit BPK tidak mencapai WTP. Laporan ombudsman rangking 16 dari 33 provinsi. Sebelum pak Basuki menjabat, skornya 100 lalu menjadi 56," paparnya.

19:52

Pemaparan Visi-Misi, Ahok Jelaskan Badan Pelayanan Satu Pintu

Dalam sesi pemaparan visi-misi, Ahok-Djarot bercerita tentang pengalamannya pada tahun 2013. Dia saat itu membuat BPTSP atau Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

"Mengapa Badan Pelayanan, kan itu Perizinan. Kalau perizinan, warga datang ke kami, kalau bicara pelayanan, warga datang adalah atasan kami," ucap Ahok.

Ahok-DjarotAhok-Djarot Foto: Gibran Maulana/detikcom

Ahok menegaskan dia sudah menaikkan tunjangan daerah, kinerja indikator. Dia juga memaparkan kerja yang sudah dilakukan selama ini.

"Kita bangun trotoar harus ramah disabilitas, RS dekat dengan warga," jelasnya.

19:49

Agus Paparkan Visi-Misi: Birokrasi yang Berintegritas

Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Yudhoyono mendapat giliran pertama untuk menyampaikan visi-misi sesuai tema. Dia menegaskan akan tetap humanis dalam memimpin Jakarta.

"Visi saya adalah mewujudkan Jakarta sebagai kota yang maju, unggul, modern, dan tetap humanis, dan mengakar pada jati diri bangsa Indonesia," kata Agus.

Agus-SylviAgus-Sylvi Foto: Gibran Maulana Ibrahim/detikcom

Agus berjanji mewujudkan birokrasi yang capable, transparan, dan responsif. Dia juga akan menjadikan rakyat Jakarta sebagai subjek.

"Sekali lagi kita hadirkan birokrasi berintegritas sehingga saya menjalankan pemerintahan yang baik dan efektif dan melayani publik Jakarta berkualitas," ucapnya.

19:33

Moderator Tina Talisa dan Eko Prasojo Buka Debat Kedua

Debat kedua Pilgub DKI 2017 dimulai. Debat mengambil tema 'Reformasi Birokrasi, Pelayanan Publik dan Penataan Kota'

Dua moderator yaitu Eko Prasojo dan Tina Talisa naik ke panggung debat. Tina lalu memperkenalkan para panelis.

Live Report: Debat Cagub-Cawagub DKI 2017 Ronde KeduaFoto: Gibran Maulana/detikcom

"Pertanyaan untuk pasangan calon sudah disusun oleh para panelis. Salah satunya adalah Eko Prasojo," kata Tina.

Selain Eko, tiga panelis lainnya adalah Siti Zuhro, Tulus Abadi, Gunawan Tjahjono.

19:15

Antasari Hadiri Debat Pilgub DKI, Duduk di Kursi Pendukung Ahok

Mantan Pimpinan KPK, Antasari Azhar menghadiri debat kedua Pilgub DKI. Antasari, yang baru mendapat grasi dari Presiden Joko Widodo tersebut, duduk di kursi VIP.

Antasari Azhar datang di debat kedua cagub DKI / Antasari Azhar datang di debat kedua cagub DKI / Foto: Gibran Maulana/detikcom

Mengenakan batik, Antasari duduk bersama-sama pendukung Ahok-Djarot. Dia duduk di samping politikus Golkar, Theo Sambuaga.

Pendukung Ahok bersorak menyambut kedatangan Antasari. Dia kemudian memberi pernyataan singkat ke wartawan.

18:37

Berjaket, Agus dan Sylviana Tiba di Arena Debat

Pasangan calon nomor urut 1, Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni tiba di Hotel Bidakara yang menjadi arena debat kedua. Keduanya kompak berjaket.

Agus dan Sylviana tiba pukul 18.15 WIB. Agus datang bersama dengan istrinya, Anisa Pohan. Keduanya kompak mengenakan baju tacticool yang menjadi ciri khasnya berbalut dengan jaket. Sementara Sylvi datang dengan mengenakan baju tacticool dan kerudung hitam.

Agus tiba di Hotel Bidakara / Agus tiba di Hotel Bidakara / Foto: Bisma Alief/detikcom

Agus mengatakan dirinya sudah mempersiapkan semua hal yang kemungkinan akan ditanyakan oleh panelis dan calon lainnya. Agus juga mengaku mendapat pesan khusus dari ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Semua disiapkan. Semua materi yang akan dibahas malam hari ini terkait reformasi birokrasi, pelayanan publik dan penataan kawasan kota. Saya kira semua udah tahu dan tentunya kita siapkan semua yg kemungkinan akan ditanyakan panelis lewat moderator maupun paslon lain," kata Agus kepada wartawan.

"Iya dong (ada pesan dari SBY). Tentunya mendoakan saya supaya lancar. Bisa tampil dengan baik," lanjutnya.

18:22

Anies-Sandi Tiba di Hotel Bidakara

Cagub-Cawagub DKI Jajarta Anies Rasyid Baswedan - Sandiaga Salahudin Uno telah tiba di Hotel Bidakara untuk mengikuti debat Cagub-Cawagub. Keduanya bertemu di salah satu ruangan hotel bernama Nakula.

Anies di Hotel Bidakara /Anies di Hotel Bidakara / Foto: Noval Dhwinuari Antony/ detikcom

Sandiaga tiba pukul 17.50 WIB bersama Ketua Tim Relawan Anies-Sandi, Boy Sadikin. Anies sudah lebih dahulu berada di Bidakara.

Pasangan nomor urut 3 itu kemudian bertemu di salah satu ruangan. Sebelum menyalami Sandiaga, Anies lebih dahulu menemui Boy dan sedikit berbincang bersamanya.



Berita Terkait