"TransJ masuk untuk mem-backup itu, karena jumlah penumpang makin banyak. Tuntutan dari pelayanan juga makin banyak," kata Soni di Balai Kota DKI, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (27/1/2017).
Menurut Soni, armada bus Damri belum cukup untuk mengangkut jumlah penumpang di bandara. Namun Soni ingin agar rute baru TransJ tidak mematikan keberadaan bus Damri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"TransJ itu harapannya nggak cuma sampai bandara. Kalau Pak Ahok mau, seluruh trayek di Jakarta ini dikuasai oleh TransJ. Bahkan sampai Kepulauan Seribu, tidak hanya bus, kapal pun ada TransJ, semua dikuasai TransJ," imbuh Soni.
Sementara itu, PT Transportasi Jakarta pada tahun ini menambah 72 rute seiring dengan target 2.950 bus operasional pada 2017. Target jumlah penumpang meningkat 50% menjadi 185 juta tahun ini.
Baca Juga: TransJ Agresif Tambah 72 Rute, Target Angkut 185 Juta Orang di 2017
Direktur Operasional PT Transportasi Jakarta Daud Joseph mengatakan penambahan rute ini dilakukan karena pihaknya sudah berani berubah dari sistem koridor.
Rute yang akan dibuka menjangkau hingga wilayah-wilayah perbatasan Jakarta. Penambahan rute ini dibarengi standar pelayanan minimum, seperti aman, nyaman, dan terjangkau, baik dalam tarif maupun akses.
(fdu/fdn)











































