Jumpa pers digelar di Hall UII Jalan Cikditiro, Yogyakarta, Jumat (27/1/2017). Layar dipasang berhadapan dengan para narasumber. Tulisan tersebut berwarna putih dengan ukuran yang cukup besar.
Sebuah layar bertulisan #SelamatJalanAdik terpasang (Sukma Indah Permana/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan itu, Achiel membuka dengan menyatakan bahwa kondisi mental para pengurus dan anggota Mapala Unisi UII saat ini shock.
"Mereka juga shock. TGC sampai 36 tidak ada persoalan, kok di masa kepengurusan mereka (terjadi)," kata Achiel di awal jumpa pers.
Achiel menjelaskan dirinya hadir di forum itu hanya sebagai pemandu jumpa pers. Bukan sebagai bagian dari tim investigasi atau tim pencari fakta yang dibentuk UII.
Tewasnya tiga mahasiswa tersebut, yaitu Syaits Asyam (19), Muhammad Fadli (19), dan Ilham Nur Padmy Listia Adi (20), menjadi perhatian banyak pihak. Ketiganya meninggal dunia saat mengikuti diksar, yang dilaksanakan sebagai syarat menjadi anggota Mapala Unisi.
(sip/idh)












































Sebuah layar bertulisan #SelamatJalanAdik terpasang (Sukma Indah Permana/detikcom)