"Tahun ini tidak ada lilin besar karena takut kebakaran. Ini kan cagar budaya, kalau rusak kan bahaya," kata Humas Kelenteng Boen Tek Bio, Oey Tjin Eng, di Jl Akses Tanah Gocap, Tangerang, Jumat (27/1/2017).
Terkait dengan persiapan menyambut tahun baru Imlek, Klenteng Boen Tek Bio sudah melaksanakannya sejak jauh-jauh hari. Prosesi itu dilakukan berdasarkan penanggalan China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain membersihkan klenteng dan benda-benda lainnya, pengurus menambah ketersediaan lilin dan kertas emas atau kim coa.
"Penambahan lilin dan kertas emas sejak 15 hari lalu sudah kita siapkan," ujar Oey.
Berdasarkan pantauan detikcom Jumat pukul 17.00 WIB, puluhan warga Tionghoa memadati klenteng tersebut. Rencananya, puncak penyambutan tahun baru Imlek digelar malam nanti. Setiap tahun selalu ada lilin raksasa yang terpajang di klenteng tertua di Tangerang ini, tapi kini lilin tersebut tidak terlihat lagi.
"Kita nanti sembahyang pukul 23.00 WIB. Nanti malam kita evaluasi kehidupan kita. Yang baik kita kembangkan, yang buruk kita buang. Nanti malam kita menyambut tahun baru dengan kesempatan baru, harapan baru dan perjuangan yang baru," ujar Oey. (rvk/bag)











































