detikNews
Jumat 27 Januari 2017, 11:45 WIB

Duet Gilang Ramadhan dan Wali Kota Hendi Nyanyikan Lagu God Bless

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Duet Gilang Ramadhan dan Wali Kota Hendi Nyanyikan Lagu God Bless Foto: Angling/detikcom
Semarang - Apa jadinya jika musisi Gilang Ramadhan berduet dengan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi? Lagu yang mereka dendangkan juga apik, yakni Rumah Kita dari God Bless.

Ya momen itu terlihat ciamik. Gilang menabuh drum dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memegang mikrofon. Keduanya menjajal peralatan musik di sebuah studio musik di Balai Kota Semarang. Sedangkan anggota band Pemkot Semarang bersiap di alat musik masing-masing.

Gilang dan pria yang akrab disapa Hendi itu mendendangkan musik di studio yang terletak di Jalan Pemuda, tepatnya belakang gedung M Ichsan, Kompleks Balai Kota Semarang, Kamis (26/1/2017) kemarin. Ruangannya cukup luas untuk menampung belasan orang.

Di studio itu, masyarakat Semarang bisa menggunakan studio musik dengan peralatan lengkap di dalamnya di luar jam kerja pegawai secara gratis. Di dalam studio tersebut, ada alat musik antara lain gitar, bas, drum, bahkan sampai perkusi. Studio tersebut untuk band Pemkot Semarang berlatih dan warga juga bisa menggunakannya secara gratis.

Gilang terlihat kaget atas fasilitas yang disediakan Pemkot Semarang ini. Dia tidak menyangka pejabat memberikan perhatian kepada musisi.

"Cukup kaget saya sebagai seniman (dengan adanya studio itu). Sebagai musisi, saya selalu menginginkan tentunya para wali kota di Indonesia atau pejabat-pejabat mencintai kesenian musik. Dengan bermain musik, orang akan lebih akrab dengan masyarakat lainnya juga. Musik ajaib, musik juga bisa membuat jiwa lebih tenang," kata Gilang.

Gilang datang ke Semarang memang untuk membahas kesenian dengan Hendrar. Drummer Krakatau itu memiliki keinginan memperkenalkan budaya Indonesia, salah satunya dari Kota Semarang, ke kancah Internasional. Dimulai dari Bali kemudian beraksi di mancanegara.

"Dipresentasikan pada turis-turis di Bali, terus nantinya akan ke luar negeri juga bisa ke Los Angeles, Hollywood, dan Vancouver," tutur Gilang.

Sementara itu, Hendrar mengatakan studio tersebut dibangun sebagai wujud perhatian Pemkot Semarang kepada musisi lokal Semarang. Menurutnya, kemajuan musik lokal penting sebagai bagian dari ekonomi kreatif.

"Tentunya ketika musisi-musisi di Kota Semarang dapat lebih dikenal di luar sana, maka Kota Semarang sendiri akan semakin lebih diperhatikan. Yang pasti akan berpengaruh pada kemajuan kota ini," kata Hendrar.

"Saya sepakat dengan Mas Gilang bahwa musik dan kesenian adalah salah satu alat yang paling efektif untuk promosi dan komunikasi," imbuhnya.

Saat ini studio tersebut bisa digunakan oleh warga umum di luar jam kerja pegawai di Pemkot Semarang dan juga akhir pekan. Namun, karena belum ada petugas jaga khusus yang standby setiap saat di studio, untuk sementara bisa digunakan ketika ada petugas jaga di waktu-waktu tertentu.
(nwy/mpr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com