"Insya Allah siap lahir dan batin untuk menghadapi itu semua. Apalagi temanya buat kami sangat menarik, ya," ucap Embay kepada detikcom saat berbincang, Kamis (26/1/2017).
Pasangan cagub Rano Karno ini mengaku sudah menyiapkan berbagai program yang akan disampaikan dalam debat kedua nanti. Dengan mengusung tema 'Mengatasi Korupsi dan Narkoba', menurutnya, debat kedua bisa menjadi ajang adu gagasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi temanya tentang penegakan hukum. Kita tahu sudah berapa tahun tuh TPPU, nggak ada suaranya. Tindak pidana pencucian uang. Kedua penyamaran aset, itu punya koruptor itu harus dikejar," kata Embay.
Selain itu, Embay menuturkan, money politics saat berkampanye yang menjadi biang keladi korupsi harus diberantas. Saat ini, Embay mengatakan, budaya money politics di Banten sudah menurun.
"Yang harus diperhatikan ini money politics karena ini biang keladi korupsi. Nah, alhamdulillah, di survei sebelumnya 70 persen minta uang, tapi sekarang sudah turun jadi 60 persen. Menghilangkan? Saya bilang nggak mungkin, kita perlu waktu," jelas cawagub yang didukung tiga partai itu.
"Harus ada penyadaran. Ketika blusukan juga itu, bukan cuma menyampaikan, tapi itu pendidikan politik. Bahwa politik itu bukan mesin pesugihan. Politik itu hak warga negara menentukan jalannya pemerintahan per lima tahun. Memilih gubernur dan wakil gubernur jangan sampai salah. Jangan sampai terbayar dengan receh-receh itu," lanjutnya.
Untuk pencegahan narkoba, Embay menyebutkan sudah menyiapkan program khusus. Salah satunya Embay menyebut pihaknya akan membangun balai rehabilitasi yang bernuansa pesantren di Banten.
Sebagaimana diketahui, debat putaran kedua Pilkada Banten diundurkan dari waktu awal yang ditentukan. Debat kedua cagub-cawagub Banten akan ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi.
"Iya, betul (diundurkan). Pihak stasiun televisi tidak sanggup melaksanakan, sanggupnya 29 Januari. Alasannya, waktunya mepet, lalu mereka intinya tidak sanggup, dan sanggupnya di tanggal 29," kata Ketua KPU Agus Supriyatna saat dihubungi detikcom, Senin (23/1). (azf/nkn)











































