"Setelah saya melihat para korban mapala, saya tanya satu per satu. Cerita ada kekerasan, ini yang harus kita usut," kata Nasir kepada wartawan di RS JIH, Ring Road Utara, Sleman, Kamis (26/1/2017).
Nasir menegaskan pengusutan ini harus dilakukan tuntas oleh aparat kepolisian. Penindakan hukum harus ditegakkan bila terbukti ada kekerasan terhadap peserta mapala UII.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pasien, Nasir juga mengetahui cerita tentang Syaits Asyam (19), peserta kedua yang meninggal dunia. Nasir mengatakan salah seorang pasien bercerita tentang Asyam yang sempat mengundurkan diri karena tak kuat, tapi tak diperbolehkan oleh panitia diksar.
"Informasi yang saya dapat, memang minta mundur tapi nggak dikasih. Seperti Asyam, sudah minta mundur nggak dikasih. Malah dipukul," imbuh Nasir. (sip/fdn)










































