"Saya jadi gubernur saja susah, apalagi jadi terdakwa," ujar Ahok di Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (26/1/2017).
Sebelumnya, saat debat KPUD pertama pada Jumat (13/1) lalu, Ahok juga ditanya soal pencapresan. Pertanyaan tersebut diutarakan oleh moderator Ira Koesno.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jiwa-raga kami, pikiran kami, kita curahkan untuk warga Jakarta," kata Djarot di arena debat, Hotel Bidakara, Jl Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (13/1).
Sementara itu, di belakang, Ahok masih tersenyum saja. Djarot juga menjawab dengan penjelasan bahwa komitmennya bersama Ahok adalah melayani masyarakat Ibu Kota.
"Kami adalah pelayan warga Jakarta, dengan tulus kami bekerja untuk Jakarta. Kita ingin menjadikan Jakarta bisa dibanggakan oleh republik ini. Maka kami ingin lima tahun lagi mengabdi untuk Jakarta," tutur Djarot.
"Terima kasih," tandas Djarot mengakhiri jawaban dari pertanyaan perihal apakah siap para calon ini menolak pencapresan pada 2019 atau tidak. (fdu/imk)










































