Peta Sebaran Dukungan Cagub-cawagub DKI Versi Survei Alvara

Dinamika Pilgub DKI

Peta Sebaran Dukungan Cagub-cawagub DKI Versi Survei Alvara

Kartika S Tarigan - detikNews
Kamis, 26 Jan 2017 17:35 WIB
Peta Sebaran Dukungan Cagub-cawagub DKI Versi Survei Alvara
Rilis survei Alvara (Foto: Kartika/detikcom)
Jakarta - Survei Alvara Research Center menunjukkan peta kekuatan ketiga cagub DKI tersebar di beberapa titik. Hasil itu didapat usai melakukan servei selama 7 hari di seluruh wilayah Jakarta.

"Berdasarkan pemetaan geografis dan demografis, maka wilayah pertempuran yang keras akan terjadi di daerah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan," kata CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2017).

Survei dilakukan pada tanggal 11-17 Januari 2017 dengan 1.200 orang warga DKI yang menjadi responden. Responden dipilih dengan metode multistage random sampling. Hasil survei memiliki margin of error 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan dari survei elektabilitas itu, pasangan Ahok-Djarot unggul di Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Kepulauan Seribu. Sedangkan pasangan Agus-Sylvi unggul di Jakarta Pusat dan Jakarta Timur.

"Di Jakarta Timur, Agus-Sylvi 36,7 persen sementara Basuki-Djarot 34,3 persen. Bedanya tipis. Di Jakarta Selatan Basuki-Djarot 35,8 persen dan Agus-Sylvi 27,8 persen," urai Hasanuddin.

Berikut elektabilitas tiap pasangan calon di tiap wilayah

Jakarta Barat
Agus-Sylvi: 25,6%
Ahok-Djarot: 44%
Anies-Sandi: 25%

Jakarta Pusat
Agus-Sylvi: 40,5%
Ahok-Djarot: 24,5%
Anies-Sandi: 21,5%

Jakarta Selatan
Agus-Sylvi: 27,8%
Ahok-Djarot: 35,8%
Anies-Sandi: 24,2%

Jakarta Timur
Agus-Sylvi: 36,7%
Ahok-Djarot: 34,3%
Anies-Sandi: 20,3%

Jakarta Utara
Agus-Sylvi: 31%
Ahok-Djarot: 31,7%
Anies-Sandi: 17,3%

Kepulauan Seribu
Agus-Sylvi: 21%
Ahok-Djarot: 36,5%
Anies-Sandi: 20%



Survei Alvara memperlihatkan elektabilitas Ahok-Djarot paling tinggi dan disusul Agus-Sylvi serta Anies-Sandi. Meski demikian, Hasanuddin menyebut elektabilitas Ahok dan Djarot belum aman. Masih ada kemungkinan pilgub berjalan 2 putaran. Menurutnya, pasangan yang paling berpotensi untuk maju dalam putaran kedua yakni pasangan Agus-Sylviana dan Ahok-Djarot.

"Berdasarkan simulasi putaran kedua pertarungan Agus-Sylvi dan Basuki-Djarot akan berlangsung sangat menarik dan ketat," tutur Hasanuddin.

Dia pun menyusun sejumlah skenario jika pilgub benar-benar berjalan 2 putaran.

"Jika Basuki-Djarot head to head dengan Agus-Sylvi maka Basuki-Darot akan unggul di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Sedangkan Agus Sylvi unggul di Jakarta Pusat dan Jakarta Timur," urai Hasanuddin.

"Jika Agus-Sylvi head to head dengan Anies Sandi maka Agus-Sylvi akan unggul di semua area," sambungnya.

Kemungkinan itu, kata dia, juga bisa terjadi jika pertarungan putaran kedua diikuti pasangan Basuki-Djarot dan Anies-Sandi.

"Jika Basuki-Djarot head to head dengan Anies dan Sandi, maka Basuki-Djarot akan mendominasi di semua area," tandas Hasanuddin.
Halaman 2 dari 2
(imk/erd)


Berita Terkait