Meski sudah mendengar isu adanya penangkapan, Arief mengaku tidak tahu siapa yang ditangkap. Arief hanya menuturkan salah seorang hakim, yakni Patrialis Akbar, sulit dihubungi sejak semalam.
"Kalau itu, saya nggak tahu. Dari semalam dia (Patrialis Akbar) sudah tidak bisa dihubungi," kata Arief kepada detikcom, Kamis (26/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arief mengaku mengetahui isu itu setibanya di Semarang. Ia sedang berada di Semarang untuk acara seminar di kampus Universitas 17 Agustus. "Nanti saya langsung pulang Jakarta," ucap Arief.
Seingat Arief, seluruh hakim konstitusi berkumpul saat membacakan putusan seharian di MK. Tapi setelah maghrib, mereka pulang ke rumah masing-masing. "Setelah itu, saya tidak tahu lagi," ujar Arief.
KPK sampai saat ini belum mau memperjelas informasi tersebut, namun perkembangan soal OTT ini akan segera disampaikan. "Kami belum mendapatkan informasi lengkap tentang hal tersebut. Masih kita pastikan terlebih dahulu. Perkembangannya akan kami sampaikan segera," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (26/1).
(van/fjp)










































