Mulyana: Tidak Ada Istilah Suap untuk BPK
Rabu, 13 Apr 2005 18:00 WIB
Jakarta - Mulyana W Kusumah diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama 5 jam terkait kasus suap sebesar Rp 300 juta terhadap anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Mulyana telah menjawab 53 pertanyaan dan membantah tidak menyuap anggota BPK.Pemeriksaan terhadap anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mulyana W Kusumah berlangsung di lantai III, gedung KPK, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (13/4/2005) dimulai sejak pukul 12.45 WIB hingga 16.50 WIB.Usai pemeriksaan, anggota KPK Adi Derian mengimbau puluhan wartawan yang menunggu jalannya pemeriksaan untuk tertib dalam mengajukan pertanyaan kepada Mulyana W Kusumah.Setelah Mulyana muncul, dia langsung dihujani pertanyaan dari wartawan."Singkat saja ya, saya sudah tiga kali diperiksa tanggal 8, tanggal 9 dan hari ini. Sudah ada 53 pertanyaan yang saja jawab. Mudah-mudahan tinggalsedikit lagi proses penyidikan berlangsung karena kita tahu kemarin sudah ada penggeledahan dan penyitaan terhadap beberapa dokumen di ruang kerja saya," ungkap Mulyana.Dalam kesempatan itu, Mulyana menyampaikan permohonan maaf kepada wartawan atas aksi diamnya selama ini. "Pertama-tama saya mohon maaf kepada sahabat-sahabat wartawan karena baru sekarang saya bicara agak panjang memang demi kepentingan penyidikan saya tidak bicara," ujarnya."Insya allah hari Jumat keterangan lengkap akan saya sampaikan. Nanti kita kasih tahu tempatnya. Insya allah setelah salat Jumat di Rutan Salemba. Mohon maaf sekali lagi karena hari-hari kemarin tidak seperti biasanya," kata Mulyana.Bantah SuapMulyana terus berusaha menjawab setiap pertanyaan wartawan sambil menuju mobil yang akan membawanya kembali ke Rutan Salemba. Mulyana membantah melakukan suap sebesar Rp 300 juta kepada anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang tengah mengaudit dana KPU."Nggak ada, istilah itu salah," jawab Mulyana saat ditanya apakah dirinya menyuap anggota BPK di Hotel Ibis, Jakarta.Dari mana asal uang itu?" Nanti saja," kata dia singkat.Ketika didesak apakah dana dari kantong pribadi, Mulyana menolak menjelaskan. "Nanti ada clearence," ujarnya sambil bergegas masuk ke dalam mobil kijang warna silver berplat merah dengan nopol B 2040 BQ.Suara sirene mengraung raung mengantarkan kepergian Mulyana menuju Rutan Salemba, tempat dia ditahan sejak Sabtu (9/4/2005) lalu.
(aan/)











































