Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meninjau ruang kontrol yang berukuran sekitar 4 x 5 meter itu. Di ruangan tersebut, operator siap siaga selama 24 jam. Dalam prosesnya, jika ada warga yang menghubungi call center 1500-132, data penelepon serta lokasi akan segera diteruskan ke puskesmas paling dekat dengan pasien.
Berikutnya penanganan akan dilakukan dengan menjemput pasien. Akan ada Ambulance Hebat yang meluncur jika pasien butuh tindakan darurat. Dalam ambulans tersebut terdapat berbagai peralatan medis lengkap untuk menangani keadaan darurat.
Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom |
"Saya optimis, dengan adanya Si Cepat, masyarakat Kota Semarang dapat lebih cepat dan lebih mudah mendapatkan pertolongan," kata wali kota yang akrab disapa Hendi itu ketika meninjau ruang kontrol, Rabu (25/1/2017) sore.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sistem kami secara otomatis merekam pembicaraan antara penelepon dan operator, sehingga kami bisa memiliki bukti bila laporan bila yang dibicarakan tidak sesuai," tandas Hendi.
Untuk saat ini, Kota Semarang memiliki lima unit Ambulance Hebat. Ambulans itu berisi fasilitas lengkap, antara lain mobil ambulans stage 2 minus dc shock; peralatan gawat darurat medis; obat-obatan serta peralatan, seperti gantungan infus, lampu periksa pasien, jok dokter, dan jok paramedik atau pengantar; tabung oksigen; automatic ambulance stretcher; exrication colar; long spinal-board; ALS emergency; dan transport patient monitors.
Tenaga medis yang siaga 24 jam pun cukup banyak, yaitu 25 perawat, 5 dokter umum, 25 bidan, 25 sopir, 5 operator call center, serta 4 tenaga admin. Lima ambulans dan tenaga medis itu ditempatkan di lima wilayah dan akan bergerak di lokasi pasien terdekat.
Si Cepat Ambulance Hebat diluncurkan untuk membantu warga Kota Semarang yang butuh penanganan darurat kapan pun, 24 jam. Cukup dengan menghubungi call center 1500-132, maka akan ada operator yang menanggapi dan akan dilanjutkan dengan penanganan. (alg/jor)












































Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom