Sandiaga Yakin akan Kredibilitas Dua Moderator Debat Pilgub Kedua

Sandiaga Yakin akan Kredibilitas Dua Moderator Debat Pilgub Kedua

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Rabu, 25 Jan 2017 20:43 WIB
Sandiaga Yakin akan Kredibilitas Dua Moderator Debat Pilgub Kedua
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Jakarta - Presenter Tina Talisa serta mantan Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Eko Prasojo akan memimpin debat cagub-cawagub DKI mendatang. Cawagub DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno yakin akan kredibilitas kedua moderator tersebut.

"Saya yakin dia (Tina Talisa) akan fair, dia akan profesional, walaupun dia coach-nya Pak Agus," katanya di Kampung Tanah Pasir, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (25/1/2017).

Debat yang akan berjalan pada Jumat (27/1/2017) mendatang ini dikatakan Sandiaga akan ditonton banyak orang. Jumlahnya melebihi penonton dari debat pilpres lalu. Sebagai seorang profesional, Tina diyakini Sandiaga akan menjaga kredibilitas dan profesionalitasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada titik debat, di mana debat ini ditonton oleh mungkin lebih banyak orang. Yang nonton debat ini lebih banyak daripada yang nonton debat pilpres kemarin," ujarnya.

"Sebagai seorang profesional, Mbak Tina nggak mungkin mengorbankan kredibilitas dan profesionalisme dia untuk berpihak. Ya kita lihatlah, warga Jakarta yang nanti akan men-judge performance-nya dia," sambungnya.

Demikian pula dengan moderator Eko Prasojo. Sandiaga mengaku kagum dan salut terhadapnya. Eko dia pandang sebagai sosok yang ahli dalam reformasi birokrasi.

"Prof Eko saya kenal Wakil MenPAN RB, jago reformasi birokrasi, ahli. Saya salut sama beliau. Ia tokoh yang saya sangat kagumi, idolakan. Dan saya yakin dia tidak akan korbankan reputasi dan kredibilitasnya untuk semata-mata berpihak," imbuhnya.

Sandiaga juga menyebut Eko tidak akan mempertaruhkan reputasinya di ajang pilkada ini. Sebagai pakar dan ahli dalam reformasi birokrasi, netralitasnya tidak perlu diragukan.

"Apalagi ini ajang pilkada. Bagi dia, terlalu besar untuk mempertaruhkan reputasinya. Dia pakar dan ahli reformasi birokrasi, jadi tidak perlu kita ragukan netralitasnya," pungkasnya. (nvl/jor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini