Ini Lokasi Diksar Maut Mapala UII di Lawu yang Digaris Polisi

Ini Lokasi Diksar Maut Mapala UII di Lawu yang Digaris Polisi

Idham Kholid - detikNews
Rabu, 25 Jan 2017 16:56 WIB
Ini Lokasi Diksar Maut Mapala UII di Lawu yang Digaris Polisi
Foto: Polisi pasang garis polisi di lokasi diksar maut mapala UII/Dok. istimewa
Jakarta - Polres Karanganyar, Jawa Tengah, memasang garis polisi di tiga tempat terkait tewasnya tiga mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) usai mengikuti diklat di lereng Gunung Lawu. Tiga lokasi itu dipasangi garis polisi untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Yang rumah itu posko, dimana salah satu korban atas nama Syaits Asyam pada hari ke 3 sempat dirawat di posko tersebut, itu rumah warga," ujar Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak saat dihubungi detikcom, Rabu (25/1/2017).

Polisi pasang garis polisi di lokasi diksar maut mapala UIIPolisi pasang garis polisi di lokasi diksar maut mapala UII Foto: Dok. istimewa


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemudian lokasi kedua yang dipasang garis polisi yaitu tempat camp atau tenda para peserta. "Lokasi ke-3 di tempat praktik mountenering," ujarnya.

Polisi pasang garis polisi di lokasi diksar maut mapala UIIPolisi pasang garis polisi di lokasi diksar maut mapala UII Foto: Dok. istimewa


Tempat tersebut merupakan lokasi kegiatan TGC di lereng selatan Gunung Lawu di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Diklatsar itu dilakukan pada 13-20 Januari 2017.

Rumah warga yang dijadikan posko, tempat Asyam dirawat di hari ketiga diksarRumah warga yang dijadikan posko, tempat Asyam dirawat di hari ketiga diksar Foto: Dok. istimewa


Total peserta diklatsar ada 37 mahasiswa dari berbagai fakultas di UII yang terdiri dari 34 peserta laki-laki dan 3 orang perempuan. Tiga mahasiswa UII yang tewas tersebut adalah Syaits Asyam (19), Muhammad Fadli (19) dan Ilham Nurfadmi Listia Adi (20).

"Kebetulan kan mereka ini ada 34 peserta laki-laki, 3 peserta wanita. Mereka dibuat jadi lima regu, satu regu itu ada tujuh sampai delapan orang. Setiap regu diampu tiga atau 4 orang seniornya. Kebetulan tiga orang yang meninggal ini berada dalam satu regu," ujarnya.

Polres Karanganyar olah TKP tewasnya 3 mahasiswa UIIPolres Karanganyar olah TKP tewasnya 3 mahasiswa UII Foto: Dok. istimewa


Hari ini, polisi memeriksa dua orang panitia. Saksi-saksi lain baik peserta maupun panitia atau senior-senior mapala tersebut juga akan didalami polisi.

Selain itu, polisi juga meminta keterangan dua orang ahli pidana hari ini. Sebab, polisi menemukan bukti bahwa ketika mendaftar, para peserta menandatangani surat pernyataan di atas materai Rp 6 ribu.

"(Isinya) bila terjadi kerusakan kuku atau cacat maka pihak mapala tidak tanggung jawab. Ini sedang kita gali keterangan dari ahli, apa pertanggungjawaban pidana dikaitkan dengan surat itu. Dan kita akan lihat juga apakah pembuatan surat itu cacat hukum atau bagaimana," tuturnya.



(idh/fdn)


Berita Terkait