Menaker: Pemerintah Serius Tangani TKI

Menaker: Pemerintah Serius Tangani TKI

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Rabu, 25 Jan 2017 16:48 WIB
Menaker: Pemerintah Serius Tangani TKI
Menaker Hanif Dhakiri (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, di akun Twitter, sempat mencuitkan istilah 'babu' untuk para TKI yang tengah bekerja di luar negeri. Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menyebut pekerjaan domestik bisa berubah menjadi pekerjaan profesi.

"Itu nggak perlu ditanggapi," kata Hanief kepada wartawan di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2017).

Hanif menegaskan pemerintah serius menangani persoalan TKI. Pemerintah juga terus mengawasi agen perusahaan jasa TKI yang selama ini memberi fasilitas untuk bekerja di luar negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak mau meributkan soal itunya. Yang penting bahwa pemerintah serius menangani persoalan TKI, menyangkut soal kasus, menyangkut perbaikan tata kelola, perlindungan," sambungnya.

Pemerintah akan terus mendorong peningkatan tenaga kerja yang memiliki keahlian, sehingga TKI Indonesia masuk sebagai kategori tenaga profesional. Karena itu, pelatihan bagi para TKI sangat penting sebelum berangkat ke luar negeri.

"Makanya pemerintah menetapkan zero PLRT (penata laksana rumah tangga). Itu dalam arti karena PLRT ini kan jabatan multitasking, jadi kerjaan kan banyak. Nyuci, masak, ngurus bayi, sehingga berefek kepada jam kerja, lembur," terangnya.

Pemerintah Indonesia juga terus melakukan negosiasi ke negara-negara lainnya agar PLRT menjadi tenaga profesi. "Diketahui bahwa pekerjaan domestik itu juga sudah bisa menjadi profesi," kata Hanief.

(Baca juga: Tanggapi Cuitan Fahri tentang Babu, Menaker: #MaafkanFahriBu)

Kembali ke soal cuitan Fahri Hamzah, Hanif sebelumnya sempat membalas cuitan. Cuitan itu diberi tagar #maafkanfahribu.

"Saya anak babu, ibu saya bekerja menjadi TKI secara terhormat, tidak mengemis, tidak sakiti orang, tidak curi uang rakyat. Saya bangga pada ibu #MaafkanFahriBu," demikian cuit Hanif dalam akun Twitter ‏@hanifdhakiri. (fiq/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads