Dapat Hibah 20 Ribu Lampu Jalan, Pemkot Bekasi Hemat Rp 100 Miliar

Dapat Hibah 20 Ribu Lampu Jalan, Pemkot Bekasi Hemat Rp 100 Miliar

Nathania Riris Michico - detikNews
Rabu, 25 Jan 2017 16:33 WIB
Dapat Hibah 20 Ribu Lampu Jalan, Pemkot Bekasi Hemat Rp 100 Miliar
Sumarsono (Dewi Irmasari/detikcom)
Jakarta - Pemkot Bekasi menerima hibah 20.000 lampu penerangan jalan layak pakai dari Pemprov DKI. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku hibah lampu jenis high pressure sodium (HPS) ini menghemat anggaran Pemkot Bekasi hingga Rp 100 miliar.

"Pengadaan sendiri tadi kalau nilai lampunya saja Rp 2,5 juta dikali 20 ribu sekitar Rp 60 miliar lebih, belum tiangnya, taruhlah tiangnya Rp 5 juta, jadi total Rp 100 milyar. Itu bisa 3 tahun anggaran," kata Rahmat Effendi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2017).

Effendi bercerita, sebelumnya dia merancang pengadaan 17.500 lampu dalam 5 tahun, namun saat ini yang terealisasi hanya 15.000 lampu. Dia mengaku senang dan bersyukur karena bisa mendapat 20.000 lampu sekaligus tanpa menunggu 5 tahun dari Pemprov DKI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita bersyukur DKI lagi-lagi, bukan kali ini saja, ada jalan, flyover, saluran, lingkungan, inilah bentuk dari kemitraan yang dibangun karena memang DKI punya APBD yang sangat luar biasa terhadap daerah mitra," ujarnya.

Ketika ditanya apa saja hibah DKI yang sudah diterima oleh Pemkot Bekasi, Effendi mengatakan tidak terhitung. Bahkan DKI pernah menghibahkan truk sampah hingga uang miliaran rupiah untuk Bekasi.

"Sudah nggak bisa kehitung deh, yang pertama Rp 186 milyar tahun 2016 kemarin, yaitu melebarkan Jalan Jati Asih-Bojong Menteng, lalu uang Rp 143 miliar, tahun ini dapat flyover sama Rp 50 miliar lagi, katanya mungkin hampir mendekati 700-an truk sampah hampir 60 yang keluaran 2013, masih 60 persen layak pakai," terangnya.

Senada dengan Effendi, Plt Gubernur DKI Sumarsono juga menaruh apresiasi karena Bekasi selalu merespons cepat dibanding kota penyangga lainnya.

"Bekasi paling sering dapat hibah karena memang kita sebenarnya memberikan penawaran ke semua kota penyangga, tapi respons yang paling cepat Kota Bekasi karena sadar akan kebutuhan, jadi sangat positif ketika ditawarkan langsung respons cepat," tutur Sumarsono.

Dia mengutamakan kota mitra yang merespons tercepatlah yang diberi barang hibah. Dia juga mengaku senang bisa menghibahkan ribuan lampu penerangan itu.

"Buat kami, siapa yang respons duluan itu yang kami berikan sehingga yang memberi senang kalau yang merespons juga senang. Saya kira itu prinsipnya, 20.000 lampu itu semua di Bekasi," tutup Sumarsono. (nth/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads