Komandan Lantamal IV Laksma TNI S Irawan mengatakan penyelamatan terhadap ABK TB Galang Baru dilakukan untuk menindaklanjuti laporan nelayan terkait dengan kecelakaan laut di Selat Philips pada Senin (25/1/2017).
TB Galang Baru, yang saat itu menarik kapal tongkang TK TMS 03, mengalami kebocoran. Papan lambung kapal lepas akibat diterjang gelombang laut yang kuat dan cuaca buruk sehingga TB Galang Baru tenggelam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
TB Galang Baru yang tenggelam ini merupakan kapal tugboat kayu dengan pemilik Do Kim PT Putra Kundur Lintas Samudra. Tugboat ini tanpa muatan saat menarik kapal tongkang TMS 03.
"TB Galang Baru dinakhodai oleh Rasuda bersama Oce Sukarsa sebagai KKM beserta tiga orang ABK, yaitu Ade Mulya Suhendra, Muhamad Taufik, dan Junaedi Ebed Palandung. Menurut pengakuan nakhoda, mereka berlayar dari Pelabuhan Batuampar, Batam, dengan tujuan Tanjung Balai Karimun," terang Irawan.
Saat ini nakhoda dan para ABK diamankan unit 1 Jatanrasla WFQR Lantamal IV. Tongkang dan dokumen kapal juga diamankan karena tenggelamnya TB Galang Baru mengakibatkan pencemaran laut.
"Disebabkan tumpahan BBM solar dari tugboat yang tenggelam," ujar Irawan. (fdn/fdn)










































