"Kita sudah layangkan permintaan visum et repertum luka maupun mayat serta permintaan autopsi terhadap ketiga jenazah. Namun, untuk yang korban atas nama Fadli, keluarganya tidak berkenan (diautopsi) dan telah dimakamkan di Batam. Tapi dua korban lainnya sudah dilakukan autopsi," ujar Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak saat dihubungi detikcom, Rabu (25/1/2017).
Polisi belum mendapat surat hasil visum dan autopsi tersebut secara resmi. Namun, berdasarkan informasi dari pihak Rumah Sakit Bethesda dan RS Sardjito, kematian tiga mahasiswa tersebut akibat adanya beberapa luka di sekujur tubuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Begini Kondisi Peserta Diksar UII Ilham Sebelum Meninggal
Ade menjelaskan korban yang mengalami trauma di kepala bagian belakang itu adalah Syaith Asyam.
"Kita hari ini koordinasi ke pihak rumah sakit untuk segera mengakselerasi hasil identifikasi maupun analisanya terkait dengan hasil secara luka mayat maupun autopsi yang dilakukan," ujarnya.
Tiga mahasiswa UII yang tewas tersebut adalah Syaits Asyam (19), Muhammad Fadli (19), dan Ilham Nurfadmi Listia Adi (20). Mereka tewas setelah mengikuti Diklatsar The Grand Camping (TGC).
Tiga mahasiswa UII itu awalnya mengikuti kegiatan TGC di lereng selatan Gunung Lawu di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada 13-20 Januari 2017. Total peserta diksar ada 37 mahasiswa dari berbagai fakultas di UII, yang terdiri dari 34 peserta laki-laki dan 3 perempuan. (idh/fdn)











































