"Dari tindak lanjut laporan ini, Polres Karanganyar membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan," ujar Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak saat dihubungi detikcom, Rabu (25/1/2017).
Ade mengatakan agenda Diklatsar digelar hingga Minggu (22/1). Namun agenda ini tak diteruskan pada Jumat (20) karena salah seorang peserta, Muhammad Fadli (19), harus dibawa ke Puskesmas Tawangmangu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, pihak panitia, menurut Ade, memutuskan untuk menyelesaikan Diksar tersebut dan kembali ke Yogyakarta. Sesampai di Yogyakarta, pada Sabtu (21/1), peserta atas nama Syaits Asyam (19) masuk RS Bethesda Yogyakarta, kemudian dirujuk ke RS Sardjito dan dinyatakan meninggal dunia.
"Nah dari korban yang kedua inilah kemudian pihak orang tua atau keluarga korban melaporkan kasusnya ke Polres Karanganyar karena diduga ada tindak kekerasan yang diterima oleh almarhum Syaits Asyam dengan indikator adanya temuan beberapa luka pada sekujur tubuh korban," ujarnya.
Polisi langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan. Penyelidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian, baik di kawasan camp maupun di kawasan lokasi praktik mountaineering.
"Kita menemukan beberapa barang bukti yang diduga terkait dengan tindak pidana atau peristiwa yang dilaporkan," tuturnya.
Beberapa barang itu adalah yang diduga digunakan untuk melakukan tindak pidana selama Diksar, seperti tali dan beberapa ranting pohon. Penyidik juga menyita barang-barang atau pakaian yang dibawa korban selama mengikuti Diksar.
"Terus pada hari Selasa (24/1) dini hari pukul 00.30 WIB, meninggal kembali satu orang mahasiswa UII atas nama Ilham Nurfadmi Listia Adi (20). Itu dilaporkan oleh pihak keluarga karena diindikasi ada dugaan kekerasan yang dialami korban karena ada beberapa luka yang ditemukan," ujarnya.
Keluarga Ilham melaporkan kejadian itu ke Polda DIY. Menurut Ade, kemungkinan besar kasus ini akan dilimpahkan ke Polres Karanganyar karena lokasi kejadian berada di Karanganyar. (idh/fdn)











































