3 Anggota Mapala UII Tewas, Komisi X DPR: Perlu Ada Evaluasi

3 Anggota Mapala UII Tewas, Komisi X DPR: Perlu Ada Evaluasi

Aditya Mardiastuti - detikNews
Rabu, 25 Jan 2017 11:31 WIB
3 Anggota Mapala UII Tewas, Komisi X DPR: Perlu Ada Evaluasi
Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta - Tiga mahasiswa tewas setelah mengikuti Diklatsar The Great Camping (TGC), yang digelar Mapala Universitas Islam Indonesia (UII) di Gunung Lawu. Anggota Komisi X DPR yang membidangi pendidikan, Dadang Rusdiana, mengatakan perlu ada evaluasi terhadap kegiatan kampus.

"Tentu kita prihatin atas meninggalnya tiga mahasiswa UII itu. Tentu ini harus menjadi evaluasi," ujar Dadang saat berbincang, Rabu (25/1/2017).

Dadang menambahkan perlu ada pengawasan dari pihak kampus meski Mapala merupakan kegiatan di luar kampus dan di luar kurikulum. Politikus Hanura itu meminta pihak kampus menerapkan aturan supaya peristiwa tersebut tidak terulang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi tentu bahwa kita prihatin dan meminta kepada kampus pengawasan terhadap organisasi intrakampus. Kita berharap kampus mana pun harus jeli melakukan pengawasan dan pengendalian harus dilakukan sehingga tidak terulang," ungkapnya.

Baca Juga: Ombudsman Turun Tangan Selidiki Tewasnya 3 Mahasiswa UII

Pihaknya juga akan meminta Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mengeluarkan peraturan untuk pembinaan organisasi di kampus.

"Ya tentu Kemenristekdikti harus mengeluarkan peraturan yang tentu dikeluarkan nanti memberikan rambu-rambu untuk pembinaan organisasi-organisasi intrakurikuler karena ada intra maupun ekstra kampus kegiatannya di luar kampus, tapi anggotanya berasal dari mahasiswa," pungkas dia.

Sebelumnya diberitakan, total ada 37 mahasiswa peserta diksar dari berbagai fakultas di UII. Sebanyak 34 peserta laki-laki dan 3 orang perempuan. Tiga mahasiswa UII yang tewas adalah Ilham Nur Padmi Listia Adi (20), yang sudah dipulangkan ke Lombok pada Rabu (25/1); Muhammad Fadli (19); dan Syaits Asyam (19), setelah mengikuti kegiatan TGC di lereng selatan Gunung Lawu di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada 13-20 Januari 2017.

Selain itu, masih ada 5 orang yang sedang dirawat di rumah sakit. Kelimanya dirawat setelah menjalani pemeriksaan untuk kedua kalinya di Jogja International Hospital (JIH) pada Selasa (23/1). Selain lima mahasiswa itu, ada 27 orang yang diperiksa di sana. Sedangkan dua mahasiswa dilaporkan sudah tidak berada di Yogyakarta karena pulang ke daerah asalnya. (ams/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads