"Aparat penegak hukum harus bertindak tegas, seret semua pelaku dan yang terlibat ke pengadilan agar dihukum," kata Mahfud saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (25/1/2017).
Menurut Mahfud, Mapala UII merupakan organisasi yang dikenal santun, mandiri, dan berkomitmen tinggi. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu turut sedih atas kejadian pada unit kegiatan mahasiswa yang telah dikenalnya selama 38 tahun itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tak pernah ada cerita dan berita kekerasan di Mapala UII, ceritanya selalu manis penuh kenangan indah. Tim SAR Mapala UII bukan hanya dikenal di Yogya, tetapi masuk ke daerah-daerah bencana alam, termasuk banjir-banjir di Jakarta," lanjutnya.
Selain tiga korban tewas, ada 5 orang yang hingga kini masih dirawat di rumah sakit. Pihak UII memastikan tak ada orang luar yang terlibat dalam kegiatan yang digelar di Gunung Lawu tersebut.
"Tidak ada. Semua anggota Mapala. Di TGC memang ada kekerasan. Saat ini masih pendalaman untuk mengetahui lebih detail bentuk kekerasan yang terjadi," kata Rektor UII Harsoyo kepada wartawan, Selasa (24/1). (rna/bpn)











































