Buka Rapim Polri 2017, Kapolri: Tekan Korupsi dan Arogansi

Buka Rapim Polri 2017, Kapolri: Tekan Korupsi dan Arogansi

Bartanius Dony - detikNews
Rabu, 25 Jan 2017 08:19 WIB
Buka Rapim Polri 2017, Kapolri: Tekan Korupsi dan Arogansi
Foto: Bartanius Dony/detikcom
Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian secara resmi membuka Rapat Pimpinan Polri 2016. Pada pidatonya, Tito mengatakan instansi Polri harus meningkatkan kepercayaan publik.

Rapim Polri 2016 dilaksanakan di auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2017). Rapim yang dilaksanakan hingga 27 Januari 2017 ini bertema 'Polri yang Promoter Siap Mengamankan Pilkada Serentak tahun 2017'.

"Kita berusaha untuk menyamakan langkah visi kita. Tahun 2017 inilah yang banyak tantangan, penuh dinamika. Di antaranya adalah pilkada di 101 titik. Tentu ada pro dan kontra hasil pilkada," kata Tito dalam pembukaan pidatonya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tito, dalam sambutan selanjutnya, mengatakan instansi Polri adalah lembaga yang sebelumnya kurang dipercaya publik. Namun, dalam survei pada akhir 2016, kepercayaan publik terhadap Polri meningkat hingga 71,1%. Polri berada di posisi keempat, di bawah Lembaga Kepresidenan, TNI, dan KPK, yang menghuni peringkat pertama.

"Survei di akhir tahun 2016, kepercayaan publik naik hingga 71,1%. Kita bertahan di nomor empat saja sudah bagus," ujar Kapolri.

Untuk lebih meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, Tito mengimbau anggotanya memperbaiki kultur yang ada. Terutama untuk mengurangi tindakan korupsi, arogansi, dan cara kekerasan.

"Mengurangi dan menekan budaya korupsi, menekan kekerasan, mengurangi dan menekan arogansi," imbuh Tito.

Acara yang digelar rutin setiap tahun ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polri, pejabat Polda, serta pejabat negara, hingga Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Hadir pula Mendagri Tjahjo Kumolo, Menko Polhukam Wiranto, dan Kepala BNN Komjen Budi Waseso. Presiden Jokowi juga akan hadir pada acara ini.

"Mudah-mudahan di akhirnya kita memiliki persepsi yang sama tentang apa yang akan kita lakukan di 2017," tutup Tito. (rna/bag)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads