Pertemuan ini bernama Rembuk Rebuan di Kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera di Jalan TB Simatupang No. 82, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2017). Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Cagub DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, serta beberapa petinggi partai pengusung lainnya.
Sementara itu Cawagub DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno dikabarkan juga akan menghadiri pertemuan tersebut. Rembuk Rebuan ini dikatakan Sekertaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani Sebagai realisasi program Anies-Sandi ke masyarakat.
"Kami yakin pertemuan Rembuk Rebuan ini sebagai realitas program yang ditawarkan Anies-Sandi dan akan menjadi sesuatu oleh masyarakat Jakarta," katanya saat menggelar jumpa pers, Selasa (24/1) malam.
Kegiatan ini juga dikatakannya sebagai cara menyampaikan apa yang akan dilakukan Anies-Sandi kepada masyarakat bawah. Hal ini agar seluruh pesan langsung dapat diterima oleh warga Jakarta.
"Agar kabar ini sampai ke masyarakat Jakarta bahwa kami meyiapkan diri untuk menyiapkan Jakarta," sebutnya.
"Sebagai partai yang bersama-sama mengurung Anies dan Sandi, Gerindra merasa bertanggung jawab untuk memenangkan pasangan ini," tambahnya.
Sementara itu Anies mengatakan jika pertemuan ini sebagai bentuk gerakan partai dan relawan yang bukan tersentralisir. "Bagian dari ciri bahwa yang bergerak itu bukan tersentralisir, tapi desentralisir," ujar Anies.
Hal ini kemudian membuat kampanye Anies-Sandi berbeda dengan calon gubernur DKI lainnya. Partai dan relawan bergerak secara bersama dari bawah secara bersama.
"Ini membuat kampanye kita jauh berbeda dari yang lain, ini benar-benar gerakan dari bawah. Dan ini membicarakan sebuah pendidikan politik. Mereka datang itu sukarela, karena datang itu ingin Jakarta ingin berubah. Panggilan ada di mana-mana," jelasnya.
Hidayat Nur Wahid juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi gambaran dari visi dan misi Anies-Sandi. "Semoga memberi gambaran apa yang akan dilakukan kampanye Anies-Sandi dalam kampanye ke depan," pungkasnya.
Hingga saat ini konsolidasi antara partai pengusung dan relawan Anies-Sandi masih berlangsung. Kegiatan ini tertutup untuk awak media. (nvl/rna)











































