Ini Demografi Pemilih di Pilgub DKI Menurut Survei LSI Denny JA

Dinamika Pilgub DKI

Ini Demografi Pemilih di Pilgub DKI Menurut Survei LSI Denny JA

Galang Aji Putro - detikNews
Selasa, 24 Jan 2017 16:39 WIB
Ini Demografi Pemilih di Pilgub DKI Menurut Survei LSI Denny JA
Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta - Lingkaran Survei Indonesia pimpinan Denny Januar Ali (LSI Denny JA) melakukan riset tentang demografi pemilih muslim di Pilgub DKI 2017. Pengumpulan data survei dilakukan pada 5-11 Januari 2017 dengan jumlah responden 880 orang, yang diwawancara secara terbuka.

Metode survei menggunakan multistage random sampling dengan margin of error lebih-kurang 3,4 persen. Di kalangan pemilih muslim, sebanyak 71,4% menyatakan kesamaan agama penting untuk memilih calon gubernur. Yang menyatakan tidak penting hanya 27,2% dan 1,4% responden tidak menjawab.

Pada segmen pemilih muslim yang menyatakan kesamaan agama penting, sebanyak 45,2% memilih Agus Harimurti Yudhoyono, 17,3% memilih Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan 26,5% memilih Anies Rasyid Baswedan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini Demografi Pemilih di Pilgub DKI Menurut Survei LSI Denny JA Foto: Galang Aji P/detikcom


Namun, bagi segmen pemilih muslim yang menyatakan kesamaan agama tidak penting, yang memilih Agus hanya 13,2%, Ahok melonjak ke 71,0%, dan pemilih Anies 8,8%. "Agus menang di segmen yang menganggap kesamaan agama penting, Ahok menang di segmen yang menganggap kesamaan agama tidak penting," kata peneliti LSI Denny JA, Adrian Sopa, saat memaparkan hasil survei di kantornya, gedung Rajawali, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (24/1/2017).

LSI Denny JA juga memetakan dukungan cagub-cawagub DKI atas isu keberagaman di Jakarta. Hasilnya, Agus lebih dipercaya mampu menjaga keberagaman Jakarta. Hanya 15,20% pemilih yang meyakini Ahok mampu menjaga keberagaman Jakarta. Sedangkan Agus mendapatkan 30,50%, Anies 24,50%, dan yang tidak menjawab sebanyak 29,8%.

Adrian Sopa mengatakan, berbeda dengan sentimen agama, sentimen etnis kurang berpengaruh. Mereka yang menyatakan sentimen etnis kurang penting dalam memilih cagub-cawagub sebanyak 64,5%. Sebesar 33,1% menyatakan faktor etnis penting atau cukup penting.

Di segmen pemilih Betawi, Agus unggul dengan 40,5%, disusul Ahok dengan 28,4%, kemudian Anis 22,7%. Sedangkan di segmen pemilih Jawa, Agus dan Ahok bersaing. Agus sebanyak 34,8%, Ahok 34,2%, sedangkan Anies 21,1%.

Di segmen Sunda, Agus unggul dengan 38,1%, Anis 25,4%, dan Ahok 24,6%. Tapi, di segmen pemilih Tionghoa, Ahok unggul mutlak dengan 87,9% dan 12,1% belum memutuskan.

Di pemilih etnis Indonesia barat atau dalam hal ini Medan, Padang, Palembang, dan sebagainya, Agus unggul dengan 34,6%, Ahok 26,9%, dan Anies 25,6%. Pada pemilih etnis Indonesia timur, yaitu Ambon, Papua, Makassar, dan lain-lain, Ahok unggul 50%, Agus 29,2%, dan Anies 12,5%. (erd/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads