Lokasi pertama blusukan Djarot seharusnya di Pasar Jangkrik, Kelurahan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, dan yang kedua di Jalan Bekasi Timur II, Kelurahan Rawa Bunga. Djarot dijadwalkan blusukan di lokasi pertama pada pukul 13.00 WIB, Selasa (24/1/2017), namun dia tidak kunjung datang hingga pukul 13.45 WIB.
Warga sebenarnya sudah menunggu Djarot sambil berpanas-panasan di sekitar lokasi blusukan. Mereka kemudian mendapat kabar bahwa Djarot batal blusukan.
"Kecewa sih pasti, apalagi yang mau datang Pak Wakil Gubenur. Sudah nunggu dari jam 12.00 WIB, eh tahunya batal gitu saja," kata salah seorang warga di sekitar Pasar Jangkrik bernama Tami.
Salah seorang warga lain bernama Rudi pun tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas pembatalan kampanye Djarot. Apalagi dia sudah ingin curhat kepada Djarot soal permasalahan di wilayah tersebut.
"Yah, nggak jadi datang ya Pak Djarot. Kecewa lah saya. Padahal mau curhat dan mau dengar visi-misi Pak Djarot," tuturnya.
Dari informasi yang didapat, mantan Wali Kota Blitar tersebut membatalkan kampanye karena sedang sakit. Selain dua agenda blusukan tersebut, Djarot tidak memiliki agenda lain. (bis/imk)











































