ADVERTISEMENT

KSAU akan 'Protes' ke Menhan Bila Jet Tempur Tak Sesuai Keinginan

Ibnu Hariyanto - detikNews
Selasa, 24 Jan 2017 13:29 WIB
Marsekal Hadi Tjahjanto (Danu Damarjati/detikcom)
Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto berjanji untuk transparan dalam mengadakan alat utama sistem persenjataan (alustsista). Misalnya untuk tahap perencanaan pembelian jet tempur, Hadi akan mendampingi langsung sejak tahap awal.

"Untuk itu, saya akan lakukan pendampingan, mulai dari proses perencanaan, proses pengadaan, proses penerimaan barang, agar barang alutsista yang kita minta sesuai dengan pemintaan," kata Hadi di Mabes Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (24/1/2017).

Dalam pengadaan pesawat, TNI AU akan bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan pimpinan Ryamizard Ryacudu. Spesifikasi yang diinginkan Hadi adalah jet tempur canggih generasi 4,5.

"Ya kita akan menyerahkan spek (spesifikasi) kita ke Kemenhan. Kita tidak tahu merek apa saja. Kita hanya pengguna, kebijakan merek ada di Kemenhan," kata Hadi.

Apa pun merek pesawatnya, yang penting spesifikasinya cocok dengan yang diajukan TNI AU. Bila tidak sesuai, TNI AU akan 'memprotes' ke Menhan selagi sempat. Tentu protes di sini adalah protes sesuai dengan prosedur.

"Kita akan sampaikan dengan surat kepada Kemhan, bahwa tidak sesuai dengan keinginan kita. Kita harus berani. Dan Pak Menteri (Ryamizard) orangnya terbuka, kita akan sampaikan surat ke sana," kata Hadi.

Sebagaimana diketahui, pesawat generasi 4,5 termasuk Sukhoi SU-35. Pembelian pesawat tempur Sukhoi Su-35 dari Rusia masih dalam tahap perencanaan lebih lanjut di Kementerian Pertahanan. (dnu/rvk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT