"Termasuk radar yang tergelar saat ini hanya 20 yang basic minimum force, kita akan menambah 12 lagi jadi 32," ucap KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam Rapim TNI AU di Mabes Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (24/1/2017).
Hadi mengatakan radar-radar baru itu akan ditempatkan di daerah yang rawan pelanggaran. Selain itu, radar tersebut akan ditempatkan di daerah yang belum terjangkau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain radar, pihaknya akan mengganti pesawat F5, yang sudah tidak bisa terbang lagi. Rencananya, pesawat F5 akan diganti dengan pesawat generasi baru.
"Kita punya rencana mengganti pesawat F5 dengan pesawat generasi 4,5," ujarnya. (rvk/erd)











































