Tante Ilham, Siti Munawarah (47), bercerita tentang kondisi terakhir keponakannya. Setelah pulang dari Karanganyar, Ilham sempat mendapat pemeriksaan di Jogja International Hospital (JIH).
"Lalu diberi obat, lalu pulang ke kos. Sampai kemarin (Senin 23/1), dia pingsan di kamar mandi kosnya. Dibawa sama ibu kosnya ke RS Bethesda masuk IGD," kata Siti saat ditemui di RS Bethesda, Yogyakarta, Selasa (24/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hanya cerita dia dipukul, diinjak, sama dipecut. Habis itu nggak cerita apa-apa lagi sama saya," imbuh Siti.
Paman Ilham, Bambang (50), juga mengaku sempat bertanya-tanya kepada keponakannya itu. Bambang bertanya kenapa tidak ada yang melapor ke polisi jika ada kekerasan.
"Dia jawabnya, tidak karena sudah ada surat perjanjian ditandatangani meterai," ujar Bambang menirukan Ilham.
Bambang juga melihat luka di kedua lengan Ilham dan perut yang membesar. Pendarahan hebat terus terjadi.
"Saya sebagai keluarga jelas tidak terima," tegasnya.
Dua mahasiswa lain yang meninggal itu adalah Muhammad Fadli (19) dan Syaits Asyam (19). Mereka mengikuti kegiatan TGC di lereng selatan Gunung Lawu di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada 13-20 Januari 2017. Fadli, mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2015, meninggal pada Jumat (20/1) saat perjalanan menuju Puskesmas Tawangmangu. Sedangkan Syaits Asyam meninggal di RS Bethesda Yogyakarta pada Sabtu (21/1). (sip/aan)










































