Kampanye Bahaya Narkoba, Polda Sumsel Buat Perpustakaan Terapung

Kampanye Bahaya Narkoba, Polda Sumsel Buat Perpustakaan Terapung

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Selasa, 24 Jan 2017 05:23 WIB
Kampanye Bahaya Narkoba, Polda Sumsel Buat Perpustakaan Terapung
Foto: Istimewa/dok. Polda Sumsel
Jakarta - Kapolda Sumatera Selatan Irjen Agung Budi Maryoto memiliki cara unik dalam kampanye bahaya narkoba di perairan Sungai Musi, Palembang. Salah satunya dengan menyulap kapal milik Dirpolair Polda Sumsel sebagai perpustakaan apung.

"Perpustakaan terapung itu sesuai arahan Kapolri yang menginginkan adanya peningkatan kepercayaan masyarakat kepada aparat kepolisian," kata Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto kepada detikcom, Senin (24/1/2017).
Kampanye Bahaya Narkoba, Polda Sumsel Buat Perpustakaan TerapungFoto: Istimewa/dok. Polda Sumsel

Agung mengatakan selain digunakan patroli keliling di perairan Sungai Musi. Kapal milik Dirpolair Polda Sumsel itu dimodifikasi juga sebagai perpustakaan terapung.

"Kapal Polair KP Sei Rawas, selain dimodifikasi menjadi perpustakaan terapung. Kapal ini juga memiliki fungsi patroli untuk masyarakat perairan sungai Musi," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agung mengatakan ke depan fasilitas di kapal tersebut juga dilengkapi komputer portable. Selain itu pihaknya telah meminta Dinas Pendidikan Sumsel untuk melengkapi buku pengetahuan dan dampak bahaya narkoba.

"Sehingga mereka bisa bermain sekaligus menjadi pengingat akan bahaya narkoba. Selain itu di kapal ini mereka bisa membaca buku-buku pengetahuan," tutup Agung yang dalam peresmiannya didampingi tokoh agama dan masyarakat di pulau Kemaro.

Agung mengatakan perpustakaan apung itu bebas dikunjungi masyarakat. Sehingga hal itu diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya masyarakat kepada polisi.

"Perpustakaan terapung tidak hanya berdiam di Pulau Kemaro, tetapi nanti akan keliling ke dermaga-dermaga masyarakat sepanjang aliran Sungai Musi untuk menyambangi anak-anak di sana," tukasnya. (edo/bag)


Berita Terkait