"Perpustakaan terapung itu sesuai arahan Kapolri yang menginginkan adanya peningkatan kepercayaan masyarakat kepada aparat kepolisian," kata Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto kepada detikcom, Senin (24/1/2017).
Foto: Istimewa/dok. Polda Sumsel |
Agung mengatakan selain digunakan patroli keliling di perairan Sungai Musi. Kapal milik Dirpolair Polda Sumsel itu dimodifikasi juga sebagai perpustakaan terapung.
"Kapal Polair KP Sei Rawas, selain dimodifikasi menjadi perpustakaan terapung. Kapal ini juga memiliki fungsi patroli untuk masyarakat perairan sungai Musi," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga mereka bisa bermain sekaligus menjadi pengingat akan bahaya narkoba. Selain itu di kapal ini mereka bisa membaca buku-buku pengetahuan," tutup Agung yang dalam peresmiannya didampingi tokoh agama dan masyarakat di pulau Kemaro.
Agung mengatakan perpustakaan apung itu bebas dikunjungi masyarakat. Sehingga hal itu diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya masyarakat kepada polisi.
"Perpustakaan terapung tidak hanya berdiam di Pulau Kemaro, tetapi nanti akan keliling ke dermaga-dermaga masyarakat sepanjang aliran Sungai Musi untuk menyambangi anak-anak di sana," tukasnya. (edo/bag)












































Foto: Istimewa/dok. Polda Sumsel