Banjir di Kuningan, 140 Kambing dan 500 Unggas Terseret Arus

Banjir di Kuningan, 140 Kambing dan 500 Unggas Terseret Arus

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 23 Jan 2017 17:15 WIB
Banjir di Kuningan, 140 Kambing dan 500 Unggas Terseret Arus
Banjir di Kuningan (Foto: dok. Istimewa)
Bandung - Enam desa di Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sempat terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi akibat meluapnya Sungai Cijalengkok. Pascakejadian ini, kerugian materi yang sementara tercatat yaitu puluhan rumah rusak berat dan ratusan hewan ternak hanyut. Polisi belum mendapatkan laporan soal korban jiwa manusia.

"Dari laporan warga, 5 ekor sapi, 140 ekor kambing, 500 ekor unggas yang hilang terseret arus banjir. Terdapat 40 rumah warga yang mengalami rusak berat terkena arus banjir," kata Kabidhumas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus via pesan singkat, Senin (23/1/2017).

Banjir di Kuningan, 140 Kambing dan 500 Unggas Terseret ArusBanjir di Kuningan (Foto: dok. Istimewa)


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Enam desa, yang terdiri atas Desa Cibingbin, Cisaat, Dukuh Badag, Bantar Panjang, Sindang Jawa, dan Sukaharja, terkena dampak luapan Sungai Cijalengkok pada Minggu (22/1) kemarin. Ketinggian banjir di enam desa itu mencapai 1 meter.

Yusri menjelaskan, banjir di daerah-daerah tersebut pada sore ini sudah surut. Warga yang sempat mengungsi kini juga sudah kembali ke rumahnya.

"Kondisi aliran Sungai Cijangkelok dalam kondisi normal. Warga di enam desa yang terkena dampak banjir sudah kembali ke rumah masing-masing. Warga bersama polisi dan stakeholders terkait membersihkan rumah dari sisa kotoran dan lumpur sungai," kata Yusri.

Menurut Yusri, Pemkab Kuningan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga kini masih melakukan penghitungan dan pendataan secara pasti soal kerugian materi yang dialami warga akibat banjir. Situasi kamtibmas di lokasi bencana banjir aman dan kondusif.

"Belum ada laporan korban manusia yang hilang atau meninggal dunia," kata Yusri.

Banjir di Kuningan, 140 Kambing dan 500 Unggas Terseret ArusBanjir di Kuningan (Foto: dok. Istimewa)


BPBD dan Pemda Kabupaten Kuningan sudah mendirikan posko bencana alam dan tempat penyaluran bantuan kemanusiaan dari masyarakat sekitar. Selain itu, instansi terkait menyiapkan posko kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

(bbn/rvk)


Berita Terkait