Cahyadi mengatakan lurah setempat tidak pernah mengecek keadaan wilayah yang dipimpinnya. Padahal wilayah Balekambang masih terendam banjir saat hujan turun.
"Dari kelurahan nggak aktif sekali Pak, nggak pernah ke sini," ujar Cahyadi kepada Ahok saat blusukan, Senin (23/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti lurah yang malas kita ganti. Harusnya lurah rajin keliling, kalau lurah malas keliling kita ganti. Kalau nggak mau jadi pelayan, nggak usah jadi pejabat," tegas Ahok.
"Lurah itu sekarang kita sudah gaji Rp 30 juta," lanjutnya.
Warga juga mengeluh bahwa sebenarnya wilayah tersebut membutuhkan saluran air untuk mengatasi banjir. Namun permintaan warga tersebut belum direalisasi oleh lurah setempat. Mendengar hal tersebut, Ahok meminta warga melapor supaya nantinya lurah bisa segera meneruskan kepada dinas tata air.
"Yang penting Bapak lapor. Harusnya lurah aktif turun, dan kalau warga minta saluran (got), lurah bisa bilang ke dinas tata air," tutup Ahok. (bis/imk)











































