"Jadi dalam kegiatan rapim ini akan disampaikan hasil evaluasi program tahun 2016, kemudian akan menyampaikan penjabaran-penjabaran atau penekanan dari program kerja 2016, kemudian akan menyampaikan pokok-pokok kegiatan atau menyamakan kegiatan yang menjadi penekanan dasar dalam program kerja 2017," ujarnya di lokasi rapim, Mabes TNI AD, Jalan Veteran No 5, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (23/1/2017).
Ketika ditanya mengenai pembangunan pangkalan dan penambahan jumlah personel, Mulyono mengungkapkan keinginannya untuk satuan dibentuk selengkap mungkin. Ia menjelaskan adanya pembatasan terkait dengan bantuan yang diberikan kepada Angkatan Darat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mulyono juga mengatakan akan meningkatkan operasional tahap demi tahap pada setiap anggaran tahunan. Menurutnya, pencapaian pembangunan pangkalan dan penambahan personel sudah mencapai 30 persen.
"Sudah mencapai 30 persen mau itu pembangunan pangkalan maupun personel, 2017 kita tambah lagi fasilitas yang sangat dibutuhkan, misal Kodam Kasuari dia tidak punya rumah sakit ya kita berikan, kita membangun rumah sakit," ujar jenderal bintang empat itu.
"Harapannya, kita dengan ini, kita samakan persepsi, kali ini harapan kita di tahun 2017 kita akan mendapatkan capaian-capaian yang optimal dari apa yang kita lakukan di 2016," sambung Mulyono.
Rapim yang mengangkat tema 'TNI AD Terlatih, Profesional, dan Manunggal Dengan Rakyat Siap Melaksanakan Tugas Pokok' itu dihadiri 151 peserta. Beberapa poin yang jadi prioritas terkait dengan kebijakan presiden dan TNI.
"Dengan upaya membangun wilayah NKRI dan wilayah pinggiran, jadi untuk membangun itu harus terwujud situasi yang aman," ucapnya.
Dijelaskannya, ada empat sasaran yang akan dicapai dalam rapim kali ini. Pertama, mewujudkan kesamaan persepsi dalam melaksanakan program kerja dan anggaran tahun 2017. Kedua, tercapainya pembinaan kekuatan, kemampuan, dan gelar TNI AD tahun 2017.
"Ketiga, terwujudnya kesiapan dan kesiapsiagaan satuan TNI AD; dan keempat, dipahaminya arah kebijakan Kepala Staf Angkatan Darat tahun anggaran 2017," tuturnya. (idh/elz)











































